KUDUSKaifanews – Sebuah usaha pertanian modern berbasis hidroponik tumbuh pesat di Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kudus. Usaha yang diberi nama Raya Hidroponik ini dikembangkan oleh Afif Aryanto (37), seorang petani mandiri yang memilih fokus pada budidaya selada menggunakan sistem hidroponik.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Afif menjelaskan bahwa selada hidroponik dipilih karena memiliki keuntungan yang cukup menjanjikan, proses penanaman yang relatif mudah, serta tidak memerlukan penggunaan obat tanaman maupun pestisida. Menurutnya, sistem hidroponik juga mampu menghemat lahan sehingga cocok diterapkan di wilayah dengan ruang tanam yang terbatas.

“Pertanian hidroponik ini termasuk bagian dari pertanian modern. Lahan yang dibutuhkan tidak luas, perawatannya lebih mudah, dan hasilnya tetap berkualitas. Ini juga menjadi bentuk ketahanan pangan mandiri untuk keluarga,” ujar Afif.

Afif ariyanto pemilik raya hidroponik

Selain untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Afif berharap usahanya dapat memotivasi generasi muda agar lebih tertarik pada dunia pertanian modern. Ia meyakini bahwa anak muda memiliki peluang besar untuk menciptakan inovasi-inovasi baru yang dapat memajukan sektor pertanian.

“Saya berharap ini bisa menjadi inspirasi. Siapa tahu akan lahir ide-ide baru dari anak muda zaman sekarang untuk mengembangkan pertanian yang lebih modern dan efisien,” tambahnya.

Raya Hidroponik kini menjadi contoh nyata bahwa pertanian masa kini tidak harus mengandalkan lahan luas, tetapi dapat digerakkan melalui teknologi sederhana dan semangat inovasi. (AK)