KAIFA – Program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) tahun 2025 masih terus disalurkan kepada masyarakat. Untuk mempercepat penyaluran di tahap akhir, pemerintah melibatkan PT Pos Indonesia sebagai mitra tambahan selain perbankan.
Berdasarkan informasi resmi yang disampaikan melalui akun Instagram Pos Indonesia, pencairan BLT Kesra tahap terakhir mulai dilaksanakan pada 18 Desember 2025. Masyarakat penerima manfaat diminta mendatangi kantor pos terdekat sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Besaran Bantuan BLT Kesra 2025
BLT Kesra 2025 diberikan secara sekaligus (one time payment) dengan nominal Rp 900.000 untuk periode Oktober hingga Desember 2025. Bantuan ini menyasar keluarga penerima manfaat (KPM) yang masuk kategori Desil 1 sampai Desil 4 dalam Data Sosial Ekonomi Nasional (DSEN).
Cara Mengecek Status Penerima BLT Kesra
Masyarakat dapat memastikan status kepesertaan bantuan melalui dua kanal resmi Kementerian Sosial:
1. Melalui Website Kemensos
- Akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Isi data wilayah sesuai KTP (provinsi hingga desa/kelurahan)
- Masukkan nama lengkap penerima
- Ketik kode captcha yang tersedia
- Klik “Cari Data” untuk melihat hasil pencarian bantuan
2. Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi resmi “Cek Bansos” Kemensos di ponsel
- Login atau daftar akun baru
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Lengkapi data diri sesuai KTP
- Lakukan pencarian untuk mengetahui status bantuan
Skema Penyaluran BLT Kesra
Penyaluran BLT Kesra 2025 dilakukan melalui dua jalur utama, yakni perbankan dan kantor pos.
- Penyaluran Melalui Bank Himbara
- Dana Rp900.000 dikirim langsung ke rekening KPM
- Pencairan dapat dilakukan melalui ATM BRI, BNI, Mandiri, atau BTN
- Alternatif lain, KPM dapat mencairkan dana di teller bank dengan membawa KTP dan Kartu KKS
- Penyaluran Melalui PT Pos Indonesia
- KPM akan menerima surat pemberitahuan pencairan dari aparat desa atau petugas pos
- Pengambilan dilakukan di kantor pos atau lokasi layanan yang ditentukan
- Wajib membawa KTP asli dan surat undangan
- Untuk penerima lanjut usia dan penyandang disabilitas, bantuan dapat diantar langsung ke rumah oleh petugas pos
Pemerintah berharap skema penyaluran ini dapat memastikan bantuan diterima tepat sasaran dan meringankan beban masyarakat menjelang akhir tahun.
Bagi yang penyalurannya melalui PT Pos rawan untuk dipotong aparat desa maupun RT RW. Untuk itu agar penerima menunjukkan petunjuk surat agar bantuan tidak boleh dipotong. Bila dipotong, harus segera dilaporkan ke nomor yang ada di surat tersebut. (Mr)








