KUDUS, Kaifanews.com – Mulai Senin (27/10), Sekolah Menengah Atas Swasta (SMAS) PGRI 1 Kudus menggelar Gladi Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi seluruh siswa kelas 12. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, hingga Selasa (28/10), ini menjadi salah satu langkah penting sekolah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi ujian akhir sekaligus memberikan gambaran objektif mengenai kesiapan mereka menuju jenjang perguruan tinggi.
Pada hari pertama pelaksanaan, seluruh peserta diuji melalui tiga mata pelajaran utama, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Sementara di hari kedua, siswa diberikan kesempatan untuk mengerjakan mata pelajaran pilihan yang disesuaikan dengan minat dan jurusan mereka. Mekanisme ini diharapkan mampu memberikan penilaian yang lebih komprehensif terhadap kemampuan akademik siswa di bidang yang mereka tekuni.

Kepala SMAS PGRI 1 Kudus, Harry Susilo, menjelaskan bahwa pelaksanaan gladi bersih ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari strategi pembelajaran berkelanjutan yang diterapkan sekolah.
“Tes ini bertujuan memberikan gambaran obyektif tentang kemampuan dan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. Hasilnya juga dapat menjadi salah satu faktor pendukung data seleksi masuk perguruan tinggi,” ujar Harry.
Ia menambahkan, pelaksanaan TKA dilakukan secara terukur dengan pengawasan ketat dari guru pengawas di masing-masing ruang ujian. Sistem pelaksanaan juga dirancang menyerupai kondisi ujian sebenarnya, agar siswa terbiasa menghadapi tekanan waktu dan menjaga fokus selama pengerjaan soal.
Selain sebagai alat ukur kemampuan akademik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa, terutama dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesiapan mental menghadapi berbagai bentuk seleksi di masa depan.
Salah satu peserta, Nadia Putri, siswi kelas 12 jurusan IPA, mengaku bahwa gladi bersih ini membantunya memahami tingkat kemampuannya sebelum menghadapi ujian sesungguhnya.
“Soal-soalnya menantang, tapi justru itu yang membuat kami bisa tahu sejauh mana pemahaman kami selama ini. Jadi nanti kalau ada kekurangan, masih sempat memperbaiki,” ujarnya.
Suasana di lingkungan sekolah tampak serius namun tetap kondusif. Sejak pagi, para siswa hadir dengan membawa perlengkapan ujian masing-masing. Guru-guru juga turut memberikan motivasi agar para peserta tetap tenang dan percaya diri.
Harry berharap, hasil gladi bersih ini tidak hanya menjadi evaluasi akademik, tetapi juga bahan refleksi bagi guru dan siswa dalam menyusun strategi pembelajaran lebih efektif di semester akhir.
“Kami ingin setiap siswa punya kesempatan yang sama untuk berkembang dan berhasil. Melalui TKA ini, mereka bisa mengenali potensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang lebih kompetitif,” tutupnya.
Dengan semangat evaluasi dan pembenahan, SMAS PGRI 1 Kudus menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan mendukung setiap siswa agar siap bersaing, baik di dunia akademik maupun kehidupan pasca sekolah menengah.(UR)








