KUDUS, Kaifanews — Upaya mencegah banjir susulan dilakukan warga Desa Singocandi, Kecamatan Kota Kudus, dengan membangun tanggul darurat di bantaran Sungai Gelis. Pekerjaan dilakukan secara gotong royong bersama aparat TNI dan Polri, Minggu pagi (18/1/2025), meski cuaca masih diguyur gerimis.
Tanggul darurat tersebut dibangun di wilayah RT 07/08 RW 03 Dukuh Sumur Kotak, lokasi yang sebelumnya terdampak jebolnya pagar talud perumahan akibat hujan deras dan meluapnya Sungai Gelis pada Jumat malam, 9 Januari lalu. Peristiwa tersebut menyebabkan sedikitnya enam rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter.
Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan mengatakan, pembangunan tanggul darurat merupakan langkah cepat untuk memberikan rasa aman kepada warga, sekaligus upaya pencegahan apabila debit Sungai Gelis kembali meningkat.
“Kami tidak ingin warga terus dihantui kekhawatiran. Tanggul darurat ini menjadi pengaman sementara agar luapan air sungai tidak langsung masuk ke permukiman,” ujarnya di usai kegiatan.
Sejak pukul 07.30 WIB, puluhan personel gabungan sudah berada di lokasi. Sebanyak 15 anggota Polsek Kudus Kota dan lima personel Koramil 01 Kota bergabung bersama perangkat desa, camat setempat, serta warga sekitar. Mereka bahu-membahu mengangkut dan menyusun material menjadi benteng penahan air.
Material yang digunakan berupa sekitar 500 kantong pasir (sandbag), dua ret tanah wadas sebagai isian, serta 20 batang bambu yang difungsikan sebagai penguat struktur tanggul. Seluruh pekerjaan dilakukan secara manual dengan semangat kebersamaan.
Meski hujan gerimis turun hampir sepanjang kegiatan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para petugas dan warga. Proses pengisian kantong pasir hingga penyusunan tanggul berlangsung hingga menjelang siang hari.
AKP Subkhan menegaskan, kehadiran aparat dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dan TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi kondisi darurat.
“Kenyamanan dan keselamatan warga menjadi prioritas. Melalui kerja bakti ini, kami berharap warga Singocandi bisa merasa lebih aman sambil menunggu penanganan permanen dari instansi terkait,” tegasnya.
Pembangunan tanggul darurat tersebut diharapkan mampu menahan limpasan air Sungai Gelis apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. Sementara itu, warga berharap perbaikan talud secara permanen segera direalisasikan agar ancaman banjir tidak kembali terulang.








