KUDUS, KaifanewsEuforia Piala Dunia 2026 terasa begitu kental di Kabupaten Kudus. Ribuan warga memadati Alun-Alun Simpang Tujuh untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar Pemerintah Kabupaten Kudus dalam rangkaian acara Bola Gembira, berlangsung sejak Jumat hingga Minggu, 12-14 Juni 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan yang berlangsung dari Car Free Night hingga Car Free Day tersebut menghadirkan suasana meriah. Selain menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, masyarakat juga disuguhi berbagai hiburan seperti penampilan band, permainan interaktif, hingga beragam aktivitas yang membuat kawasan pusat kota tetap ramai sepanjang malam.

Antusiasme warga terlihat sejak pertandingan dini hari hingga pagi. Salah satu laga yang paling menyita perhatian adalah duel Grup C antara Brasil dan Maroko yang berakhir imbang 1-1. Maroko lebih dulu unggul melalui Ismael Saibari sebelum disamakan Vinicius Junior untuk Brasil. Sementara pada pertandingan sebelumnya, Qatar berhasil menahan imbang Swiss 1-1 lewat gol penyama kedudukan di masa injury time.

Nobar Meriah Piala Dunia 2026 Hingga Bebarengan CFD Pagi di Alun-Alun Simpang 7 Kudus
Seorang penonton, Satria Agus Himawan. Foto: Ihza Fajar/Kaifanews

Salah seorang penonton, Satria Agus Himawan, mengaku rela bergadang demi menikmati suasana nobar bersama ribuan warga lainnya.

“Mulai dari acara hiburan, band, game dan lain sebagainya, terus lanjut nobar. Tadi pagi jam dua pertandingan Qatar lawan Swiss, kemudian jam lima Brasil lawan Maroko. Sampai jam tujuh pagi masih ramai,” ujarnya pada Minggu 14 Juni 2026.

Menurutnya, suasana nobar di ruang publik menghadirkan pengalaman berbeda dibanding menyaksikan pertandingan di rumah.

“Saya memang suka sepak bola dan kebetulan di Alun-Alun Simpang Tujuh ada nonton bareng Piala Dunia. Jadi sejak beberapa hari terakhir saya mengikuti kegiatan ini,” katanya.

Nobar Meriah Piala Dunia 2026 Hingga Bebarengan CFD Pagi di Alun-Alun Simpang 7 Kudus
Ribuan warga memadati Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus untuk mengikuti nonton bareng Piala Dunia 2026 dalam rangkaian acara Bola Gembira yang berlangsung sejak Car Free Night hingga Car Free Day. Foto: Ihza Fajar/Kaifanews

Ia menilai kegiatan semacam ini layak terus dilanjutkan karena mampu menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

“Saya sangat senang sekali dan sangat mendukung. Piala Dunia ini hanya empat tahun sekali, jadi masyarakat pasti antusias. Harapan kami tidak hanya saat pembukaan saja, tetapi nanti saat partai final juga bisa kembali digelar nonton bareng seperti ini,” paparnya.

Selain menjadi ajang hiburan dan kebersamaan, penyelenggaraan nobar juga memberikan dampak positif bagi pergerakan ekonomi lokal.

Ramainya pengunjung membuat pelaku usaha kuliner, pedagang kaki lima, dan berbagai usaha mikro di sekitar kawasan alun-alun turut merasakan manfaat dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama kegiatan berlangsung.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus diadakan karena mampu menghadirkan suasana positif dan menjadi hiburan bagi masyarakat Kudus,” tandasnya. (*)