GROBOGAN, Kaifanews – Kepemimpinan PDI Perjuangan di Kabupaten Grobogan kembali berada di tangan Sri Sumarni. Mantan Bupati Grobogan dua periode itu kembali dipercaya menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Grobogan untuk masa bakti 2025–2030. Penetapan tersebut dibacakan dalam rangkaian Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) serentak se-Jawa Tengah yang digelar di Hotel Patra, Semarang, Sabtu (27/12).
Terpilihnya Sri Sumarni menandai periode ketiganya memimpin DPC PDI Perjuangan Grobogan. Sebelumnya, ia sempat menjabat Pelaksana Tugas Ketua DPC pada 2013–2015, kemudian menjabat Ketua DPC periode 2015–2020 dan 2020–2025. Selain kiprah di partai, Sri Sumarni juga dikenal sebagai Bupati Grobogan selama dua periode, yakni 2016–2021 dan 2021–2024.
Dalam susunan kepengurusan terbaru, posisi Sekretaris DPC kembali dipercayakan kepada Agus Siswanto. Ia merupakan anggota DPRD Grobogan yang kini menjabat Ketua Komisi B, serta pernah mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Grobogan selama dua periode, 2014–2019 dan 2019–2024.
Sementara itu, jabatan Bendahara DPC PDI Perjuangan Grobogan diisi oleh Magdalena Selvi. Politisi muda tersebut merupakan anggota DPRD Grobogan dari daerah pemilihan V yang meliputi Kecamatan Klambu, Brati, Penawangan, Godong, dan Karangrayung. Magdalena juga dikenal sebagai putri Bupati Grobogan Setyo Hadi dan menjadi salah satu wajah baru dalam kepemimpinan partai di tingkat daerah.
| Jabatan | Nama Pengurus | Latar Belakang |
| Ketua | Hj. Sri Sumarni | Bupati Grobogan 2016-2024 |
| Sekretaris | Agus Siswanto | Ketua Komisi B / Eks Ketua DPRD |
| Bendahara | Magdalena Selvi | Anggota DPRD / Tokoh Muda |
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Grobogan, Agus Siswanto, menyampaikan bahwa setelah Surat Keputusan kepengurusan diterbitkan, pihaknya akan segera melakukan konsolidasi organisasi dari tingkat DPC, PAC hingga ranting. Ia menekankan pentingnya kesinambungan garis perjuangan partai melalui kolaborasi antara kader senior dan kader muda.
“Kepengurusan baru ini kami jadikan momentum untuk membangkitkan kembali semangat juang partai. Target kami jelas, meningkatkan kembali perolehan suara PDI Perjuangan di Grobogan,” ujar Agus.
Pada Pemilu Legislatif 2024, PDI Perjuangan Grobogan memperoleh 17 kursi DPRD, turun dua kursi dibandingkan Pileg 2019 yang meraih 19 kursi. Meski demikian, capaian tersebut masih lebih baik dibandingkan Pileg 2014 yang hanya menghasilkan 12 kursi. Lonjakan perolehan kursi tersebut tak lepas dari kepemimpinan Sri Sumarni di DPC PDI Perjuangan Grobogan.
Di bawah kepemimpinannya pula, PDI Perjuangan Grobogan berhasil mengantarkan kadernya menjadi Bupati Grobogan selama dua periode berturut-turut, serta mempertahankan posisi Ketua DPRD Grobogan yang selalu dipegang kader partai.
“Kami ingin mengembalikan jumlah kursi DPRD menjadi 19, bahkan lebih. Konsolidasi akan terus kami perkuat hingga ke akar rumput,” tegas Agus.
Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Grobogan, Heru Santoso, berharap kepengurusan baru dapat semakin solid dan mampu mendongkrak kembali elektabilitas partai. Ia menjelaskan bahwa proses penjaringan Ketua DPC diawali dengan pengajuan empat nama ke DPD dan DPP PDI Perjuangan.
Dari empat nama tersebut, tiga figur melanjutkan proses seleksi, yakni Sri Sumarni, Agus Siswanto, dan Lusia Indah Artani. Setelah melalui tahapan wawancara, tes psikologi, hingga pendidikan partai, Sri Sumarni akhirnya ditetapkan sebagai Ketua DPC. Sementara Lusia Indah Artani masuk dalam jajaran wakil ketua bidang.
“Harapan kami, dengan kepengurusan yang baru ini, PDI Perjuangan Grobogan semakin solid dan mampu menambah kursi DPRD pada pemilu mendatang,” pungkas Heru








