KUDUS, Kaifanews — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Gebog memicu serangkaian longsor di Desa Rahtawu, Sabtu (10/1/2026). Sedikitnya 47 titik longsoran tercatat di ruas Jalan Rahtawu–Semliro, dengan tiga titik di antaranya tergolong paling parah dan berpotensi mengganggu akses serta keselamatan warga.
Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris turun langsung ke lokasi terdampak bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), didampingi personel TNI dan Polri. Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan segera sekaligus memetakan langkah antisipasi lanjutan di tengah cuaca yang masih ekstrem.
“Kita bersama-sama menangani longsor yang terjadi di Jalan Rahtawu–Semliro. Tadi sudah kami data, total ada 47 titik longsoran dan yang paling parah ada tiga titik. Ini harus segera kita benahi bersama masyarakat,” ujar Sam’ani di sela peninjauan.
Bupati menugaskan OPD terkait untuk segera melakukan penanganan infrastruktur jalan, termasuk pembersihan material longsor dan pengamanan di titik-titik rawan. Langkah tersebut diambil agar aktivitas warga tetap berjalan dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
Selain meninjau jalur longsor, Bupati juga menyambangi rumah Mbah Parni, warga RT 4 RW 2 Dukuh Wetan Kali, yang terdampak langsung bencana. Bantuan diserahkan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah warga yang sedang mengalami musibah.
Sam’ani mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan mengingat intensitas hujan masih tinggi. Warga yang tinggal di wilayah rawan diminta tidak memaksakan aktivitas di luar rumah jika kondisi dinilai membahayakan.
“Kondisi cuaca masih ekstrem. Kami minta masyarakat tetap waspada, terutama yang rumahnya berada di area rawan longsor. Jika situasi tidak memungkinkan, lebih baik sementara mengamankan diri,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi peran TNI, Polri, relawan, serta masyarakat yang bergotong royong dalam penanganan bencana. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan di lapangan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terukur.
“Semoga kondisi segera membaik dan akses jalan kembali pulih sehingga aktivitas warga bisa berjalan normal,” tandasnya.








