Kaifanews – Keinginan membuka cakrawala global kini mulai dirasakan para santri Pondok Pesantren Duta Aswaja Kudus. Melalui program orientasi studi luar negeri, sejumlah santri mendapat kesempatan belajar langsung ke tiga negara yakni Malaysia, Singapura dan Thailand sebagai bagian dari persiapan menuju wawasan internasional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Rombongan yang terdiri dari santri kelas XI SMA Sains Al-Qur’an bersama dewan ustaz mengikuti berbagai agenda edukatif selama kunjungan tersebut. Program ini menjadi salah satu upaya pesantren agar santri tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki perspektif global.

Pengasuh pesantren, Kiai Tho’at, menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai agenda berkelanjutan. Ia berharap pengalaman luar negeri dapat memotivasi santri menatap pendidikan internasional.

“Kami ingin santri memiliki wawasan global. Tidak hanya mengenal Indonesia, tetapi juga siap melanjutkan studi ke kampus terbaik luar negeri,” ujarnya saat dihubungi pada Sabtu (7/2/2026).

Koordinator kegiatan sekaligus Direktur Umum Pondok Pesantren Duta Aswaja, M. Alvin Jauhari, menjelaskan selama di Singapura para santri mengunjungi sejumlah lokasi edukatif dan religi.

“Kami berkunjung ke Masjid Sultan sebagai masjid terbesar di Singapura, kemudian ke beberapa ikon seperti Merlion Park, Universal Studios, serta lokasi bersejarah lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, program serupa direncanakan menjadi agenda tahunan bagi santri kelas XI, bahkan ke depan bisa menjangkau negara lain di kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia dan Thailand.

“Kami ingin santri mengenal budaya, sistem pendidikan, dan perkembangan teknologi di luar negeri agar mereka lebih siap bersaing secara global,” katanya.

Pada program perdana ini, enam santri mengikuti kegiatan tersebut. Yayasan memberikan dukungan berupa tiket perjalanan pulang-pergi, sementara kebutuhan lainnya ditanggung peserta secara mandiri.

Salah satu peserta, M. Reza Muzakka, mengaku pengalaman tersebut menjadi momen berharga yang membuka pandangan baru.

“Alhamdulillah saya sangat senang bisa belajar langsung di Singapura. Pengalaman ini membuka wawasan global saya dan memberi banyak pelajaran baru,” ujarnya.

Ia berharap pengalaman tersebut menjadi motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

“Saya berharap bisa melanjutkan studi di luar negeri dan terus memperluas wawasan internasional,” tandasnya.