KUDUS, Kaifanews — Laga Persiku Kudus dipastikan bakal menjadi panggung pertarungan sengit saat menjamu Kendal Tornado FC dalam lanjutan Liga Championship musim 2025/2026 yang digelar di Stadion Wergu Wetan Kudus pada Sabtu 4 April 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertemuan dua tim asal Jawa Tengah ini bukan sekadar soal gengsi derby regional, tetapi juga menyangkut nasib posisi klasemen masing-masing tim.

Persiku yang saat ini menghuni peringkat ketujuh dengan koleksi 23 poin berambisi memanfaatkan laga kandang untuk menjauh dari tekanan papan bawah. Dukungan penuh suporter Macan Muria diharapkan menjadi energi tambahan bagi skuad tuan rumah.

Tren positif Persiku dalam beberapa laga terakhir juga menjadi modal kepercayaan diri. Tim asuhan Bambang Pujo Sumantri tercatat belum tersentuh kekalahan dalam empat pertandingan terakhir, termasuk hasil imbang 1-1 saat menghadapi Barito Putra di laga tandang.

Bambang menegaskan anak asuhnya telah dipersiapkan dengan serius meski waktu persiapan tergolong singkat karena padatnya jadwal kompetisi.

“Persiapan selalu kami tekankan bahwa setiap pertandingan itu final. Meskipun waktu persiapan singkat, secara fisik dan mental anak-anak siap,” ujarnya saat latihan terakhir sebelum laga pada Jumat 3 April 2026.

Ia juga memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi optimal untuk menjalani pertandingan penting tersebut.

“Kami tegaskan semua pemain dalam kondisi siap dan prima untuk menghadapi pertandingan besok,” tegasnya.

Sementara itu, tim tamu Kendal Tornado FC datang dengan kepercayaan diri tinggi. Berada di posisi keempat klasemen dengan 41 poin, Laskar Badai Pantura membawa target mencuri poin demi menjaga asa promosi.

Catatan tujuh pertandingan tanpa kekalahan menjadi bukti konsistensi performa Kendal Tornado. Rekor tersebut sekaligus menjadi modal psikologis untuk melanjutkan tren positif mereka di Kudus.

Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes mengakui perkembangan signifikan yang ditunjukkan Persiku dibanding pertemuan di putaran pertama musim ini.

“Saya menganggap Persiku yang sekarang ini jauh berbeda dibanding putaran pertama. Mereka lebih solid, lebih percaya diri, dan punya organisasi permainan yang lebih baik,” katanya.

Ia memprediksi pertandingan derby ini akan berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama memiliki target besar menjelang akhir musim kompetisi.

“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan sulit karena kedua tim punya kepentingan besar. Kami ingin menjaga peluang promosi, sementara Persiku ingin memperbaiki posisi mereka,” jelasnya.

Dengan sama-sama membawa tren positif, pertandingan diperkirakan akan berjalan dengan tempo tinggi sejak awal laga. Ketajaman lini depan, disiplin pertahanan, serta kecermatan strategi pelatih diyakini akan menjadi faktor penentu hasil akhir pertandingan.

“Kami siap menghadapi pertandingan ini, tapi yang paling penting apakah kami bisa memanfaatkan momentum ini untuk benar-benar mengamankan poin demi target kita ke super league,” tandasnya. (*)