KUDUS, Kaifanews — Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan olahraga di Lapangan Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Sabtu 18 April 2026 sore.
Momen ini terasa berbeda ketika Bupati Kudus Sam’ani Intakoris turun langsung ke lapangan, tidak sekadar menyapa warga, tetapi ikut terlibat aktif menyiapkan sarana olahraga.
Dengan mengenakan pakaian santai tanpa alas kaki, bupati terlihat menggaris lapangan sepak bola secara manual. Ia memastikan setiap sudut lapangan siap digunakan, sebagai bentuk perhatian terhadap fasilitas olahraga yang menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda.
Aksi tersebut sontak menarik perhatian warga. Tidak sedikit yang mengabadikan momen itu, sementara anak-anak tampak antusias melihat langsung sosok pemimpin daerah mereka terjun langsung tanpa sekat.
Usai menyiapkan lapangan, kegiatan berlanjut dengan pertandingan sepak bola yang melibatkan warga setempat. Bupati pun turut ambil bagian dalam permainan, berbaur bersama anak-anak dan masyarakat, menciptakan suasana penuh keakraban dan keceriaan.
Tawa dan sorak-sorai terdengar sepanjang pertandingan. Kehadiran bupati di tengah lapangan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberi motivasi tersendiri bagi warga, khususnya generasi muda, untuk lebih aktif dalam kegiatan olahraga.
Sejumlah warga mengaku terkesan dengan sikap sederhana dan kedekatan yang ditunjukkan oleh orang nomor satu di Kudus tersebut.
“Kehadiran pak bupati secara langsung disini memberikan energi positif serta semangat kebersamaan yang jarang ditemui,” ujar salah satu warga kecamatan Jati, Fahri.
Kegiatan ini menjadi simbol bahwa pembangunan tidak selalu berbentuk proyek fisik besar, tetapi bisa dimulai dari hal sederhana seperti merawat fasilitas olahraga dan membangun interaksi sosial yang hangat di tengah masyarakat.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan pentingnya olahraga sebagai sarana membangun karakter generasi muda sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Lapangan ini bukan hanya tempat bermain, tapi juga ruang kebersamaan yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di berbagai wilayah, sehingga semangat gotong royong dan kebersamaan tetap terjaga di tengah masyarakat.
Kehangatan yang tercipta di Lapangan Desa Pasuruhan Lor menjadi bukti bahwa kedekatan antara pemimpin dan rakyat dapat dibangun melalui aksi nyata yang sederhana namun bermakna.
“Kita ingin generasi muda tumbuh sehat, kompak, dan punya semangat kebersamaan yang kuat,” tandasnya. (*)








