KUDUS, Kaifanews — Langkah besar tengah disiapkan dua pelajar muda asal SMP Negeri 3 Kudus. Della Citra Ayu Anggraeni dan Asyifa Sholawa Farizqi tak hanya membawa nama sekolah, tetapi juga harapan daerah, setelah resmi dipanggil mengikuti training camp Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Wanita U-17 di Clairefontaine, Prancis.
Mereka berangkat mulai 24 April mempersiapkan diri hingga 9 Mei 2026. Keduanya akan bergabung bersama pemain-pemain muda terbaik dari berbagai penjuru Indonesia, sebelum bertolak ke Prancis pada 3 Mei mendatang.
Keberhasilan ini terasa istimewa. Selain masih berstatus pelajar SMP, salah satu dari mereka bahkan baru duduk di bangku kelas 1. Namun usia muda tak menjadi penghalang untuk menembus seleksi ketat level nasional.
Rasa bangga bercampur haru pun diungkapkan keduanya. Di balik senyum bahagia, terselip pula kegugupan menghadapi pengalaman pertama ke luar negeri.
“Senang dan bangga bisa terpilih, tapi juga deg-degan karena ini pengalaman pertama ke luar negeri,” ujarnya saat berpamitan dengan Bupati Kudus Samani Intakoris di Pendapa Kabupaten pada Kamis 23 April 2026.
Perjalanan menuju titik ini bukan hal instan. Mereka harus melewati proses seleksi panjang dan kompetitif. Latihan fisik yang disiplin, penguatan mental, hingga menjaga pola hidup sehat menjadi rutinitas yang dijalani dalam waktu cukup lama.
“Latihan sudah dilakukan sejak lama, bahkan ada yang hampir dua tahun. Selain fisik, mental juga dilatih,” katanya.
Kepala SMP Negeri 3 Kudus, Sunaryo, menyebut pencapaian tersebut sebagai buah dari konsistensi pembinaan yang dilakukan sekolah. Ia menilai, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa potensi siswa bisa berkembang maksimal jika mendapat dukungan yang tepat.
“Kami sangat bangga, apalagi mereka masih usia SMP sudah bisa menembus Timnas. Ini hasil kerja keras dan latihan yang konsisten,” ujarnya.
Menurutnya, kesempatan berlatih di level internasional akan menjadi pengalaman berharga bagi para siswa untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membuka wawasan lebih luas di dunia olahraga.

Apresiasi juga datang dari Bupati Kudus Sam’ani Intakoris. Ia menilai capaian tersebut menjadi sinyal kuat bahwa daerahnya memiliki potensi besar di bidang olahraga, khususnya sepak bola putri.
“Alhamdulillah ada dua anak yang dipanggil Timnas untuk latihan di Prancis. Ini menjadi prestasi bagi SMP Negeri 3 Kudus dan juga Kabupaten Kudus,” tuturnya.
Ia berharap keberhasilan ini mampu memicu lahirnya lebih banyak atlet muda dari berbagai cabang olahraga, mulai dari voli, bulu tangkis, panahan hingga panjat tebing.
Lebih jauh, pemerintah daerah juga mendorong pengembangan sekolah berbasis olahraga agar pembinaan atlet bisa dilakukan lebih terarah sejak usia dini.
Di tengah euforia pencapaian tersebut, pesan sederhana pun disampaikan kepada Della dan Asyifa: tetap rendah hati, disiplin, dan tak melupakan pendidikan.
“Terus belajar, jaga diri selama di luar negeri, dan semoga pulang membawa pengalaman serta prestasi yang membanggakan bagi daerah dan Indonesia,” pesannya, tandasnya. (*)
Momen Della dan Asyifa bersama guru dan orang tua di Pendapa Kabupaten Kudus. Foto: Ihza Fajar/Kaifanews








