KUDUS, Kaifanews — Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menggelar Rapat Koordinasi Kepala Sekolah SMP se-Kabupaten Kudus di Pendapa Belakang, Jumat 22 Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, bupati memberikan sejumlah arahan terkait penguatan pembinaan peserta didik hingga pembiasaan budaya pilah sampah di lingkungan sekolah.
Di hadapan para kepala sekolah, Sam’ani menekankan pentingnya peran sekolah dalam melakukan pembinaan terhadap siswa agar terhindar dari berbagai kejadian yang tidak diinginkan. Menurutnya, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat pendidikan akademik, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter dan pengawasan perilaku peserta didik.
Ia meminta seluruh sekolah memperkuat komunikasi antara guru, siswa, dan orang tua guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
“Kita semua punya tanggung jawab menjaga anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang baik, disiplin, dan memiliki karakter positif. Sekolah harus lebih aktif melakukan pembinaan dan pengawasan kepada siswa,” ujar Sam’ani.

Selain membahas pembinaan siswa, bupati juga mengajak seluruh sekolah SMP di Kabupaten Kudus untuk mulai membiasakan budaya pilah sampah di lingkungan pendidikan. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari edukasi kepedulian lingkungan sejak usia dini.
Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti memilah sampah dapat membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab pada peserta didik apabila dilakukan secara konsisten di sekolah.
“Budaya pilah sampah harus mulai dibiasakan di sekolah. Anak-anak perlu diajarkan peduli lingkungan sejak dini agar nantinya menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sam’ani berharap sekolah dapat menjadi contoh dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata sekaligus melahirkan generasi muda yang memiliki kepedulian sosial maupun lingkungan.
“Kita ingin sekolah tidak hanya mencetak siswa berprestasi, tetapi juga generasi yang berkarakter dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya,” tandasnya. (*)









