KUDUS, Kaifanews — Suasana khidmat menyelimuti kegiatan Doa Bersama dan Istighosah Akbar yang digelar jajaran TNI Jamaah Jiszwasofaz di Masjid Al Ikhlas, Markas Komando (Mako) Kodim 0722/Kudus Rabu malam, 1 April 2026 atau bertepatan dengan 12 Syawal 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut diisi dengan dzikir, doa bersama, serta tausiyah keagamaan yang menekankan pentingnya istighfar, ketakwaan, dan doa untuk keselamatan bangsa.
Acara yang dihadiri jamaah dari berbagai wilayah itu menghadirkan penceramah Serda H serta tokoh spiritual Abah R. Hartono yang dikenal sebagai Mbah Syech. Kegiatan diawali dengan pembacaan doa dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, dilanjutkan dengan tausiyah yang mengajak jamaah memperkuat keimanan.
Dalam ceramahnya, penceramah menyampaikan bahwa istighosah merupakan bentuk ikhtiar spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama saat menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
“Doa adalah ibadah dan istighfar menjadi jalan bagi manusia untuk mendapatkan kemudahan serta jalan keluar dari berbagai kesulitan,” ujarnya.
Ia juga mengutip sejumlah ayat Al-Qur’an yang menjelaskan perintah berdoa kepada Allah SWT, di antaranya firman Allah dalam Surah Ghafir ayat 60 yang menegaskan bahwa setiap doa yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh akan mendapat jawaban dari-Nya.
Selain itu, jamaah juga diingatkan tentang pentingnya memperbanyak dzikir sebagai penenang hati, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an bahwa dengan mengingat Allah, hati akan menjadi tenteram.
Dalam kesempatan tersebut, penceramah juga menekankan keutamaan doa yang dipanjatkan secara berjamaah. Menurutnya, kebersamaan dalam berdoa memiliki kekuatan spiritual yang besar karena mengandung nilai persatuan dan ukhuwah Islamiyah.
“Istighosah bersama seperti ini memiliki kekuatan luar biasa, karena doa yang dipanjatkan secara berjamaah menjadi salah satu bentuk kebersamaan umat dalam memohon pertolongan Allah,” jelasnya.
Tidak hanya itu, momentum bulan Syawal juga dimanfaatkan untuk mengajak jamaah melakukan muhasabah atau introspeksi diri, mulai dari menjaga kualitas ibadah, berbakti kepada orang tua, hingga menjauhi perbuatan maksiat.
Pada bagian akhir kegiatan, jamaah diajak memanjatkan doa khusus untuk keselamatan bangsa Indonesia, termasuk mendoakan para prajurit TNI agar selalu diberikan kekuatan dalam menjaga kedaulatan negara.
“Semoga melalui istighosah ini, Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita, melapangkan rezeki, menjaga negeri Indonesia, dan menguatkan iman kita semua,” tandasnya. (*)









