Kaifanews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah kembali membuka program magang bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang dijadwalkan mulai Mei 2026. Program ini menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja, khususnya di sektor jasa keuangan yang terus berkembang.
Program magang ini secara resmi di rilis di instagram resmi ojk https://www.instagram.com/ojk_jateng/ Meski pendaftaran resmi belum dibuka, Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Tengah melalui akun Instagram resminya @ojk_jateng telah lebih awal menyampaikan agar calon kandidat menyiapkan dokumen dan data diri sesuai persyaratan yang ditetapkan. Selain itu, OJK Jateng juga mulai menginformasikan sejumlah posisi yang akan tersedia dalam program magang tahun 2026.
Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Tengah membuka program magang tahun 2026 yang ditujukan bagi mahasiswa minimal semester 3 dari berbagai jurusan. Program ini memiliki durasi magang minimal 1 bulan dan maksimal 2 bulan, dengan kemungkinan perpanjangan sesuai kebutuhan instansi.
Calon peserta diharuskan menyiapkan sejumlah dokumen penting, di antaranya:
- Surat pengantar dari perguruan tinggi,
- Formulir permohonan magang,
- Pas Foto,
- Curriculum vitae (CV), serta
- Transkrip nilai terakhir.
Seluruh berkas tersebut harus digabung dalam satu file dengan format tertentu sesuai ketentuan.
Adapun posisi magang yang tersedia meliputi
- Bidang Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), edukasi dan perlindungan konsumen,
- Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan (LJK),
- Perizinan LJK, serta
- Layanan manajemen strategis.
Program magang ini terbuka bagi mahasiswa aktif minimal semester tiga dari berbagai jurusan, terutama yang relevan dengan bidang ekonomi, keuangan, akuntansi, hukum, hingga komunikasi. Selain itu, peserta diharapkan memiliki kemampuan dasar seperti penguasaan komputer, komunikasi yang baik, serta mampu bekerja secara tim maupun individu.
Selama mengikuti program magang, peserta akan mendapatkan pengalaman bekerja di lingkungan profesional, termasuk terlibat dalam kegiatan edukasi keuangan kepada masyarakat, penyusunan laporan, serta dukungan terhadap kegiatan operasional OJK. Meski bersifat magang, peserta diharapkan tetap menjunjung tinggi etika kerja dan menjaga kerahasiaan data.
Pendaftaran program magang ini dilakukan secara daring melalui kanal resmi OJK. Calon peserta diimbau untuk memastikan seluruh dokumen telah lengkap sebelum melakukan pendaftaran.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Dengan melibatkan mahasiswa, diharapkan akan tercipta agen-agen perubahan yang mampu menyebarkan pemahaman keuangan kepada masyarakat luas.
Bagi mahasiswa yang tertarik, program magang ini menjadi peluang berharga untuk mengembangkan keterampilan, memperluas jaringan, serta memahami secara langsung dinamika industri jasa keuangan di bawah pengawasan OJK. (*)








