KUDUS, KaifanewsGemuruh sorak-sorai ribuan warga menggema di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus saat layar raksasa menayangkan pertandingan sepak bola dalam program Nonton Bareng Bola Gembira yang digelar Pemerintah Kabupaten Kudus, Jumat malam, 12 Juni 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai kalangan mulai berdatangan untuk mendapatkan posisi terbaik. Tak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan, kegiatan ini juga menjelma menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan warga dalam suasana hangat dan penuh antusiasme.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat tanpa memandang latar belakang. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menghadirkan hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat secara gratis.

“Alhamdulillah masyarakat bisa berkumpul dan menikmati pertandingan bersama dengan penuh kegembiraan. Kami ingin Bola Gembira benar-benar menjadi hiburan yang menyatukan semua kalangan. Mari kita jaga sportivitas, kebersamaan, dan saling menghormati selama menyaksikan pertandingan,” ujarnya.

Menurut Sam’ani, keberadaan ruang publik yang aktif dan ramai dengan kegiatan positif menjadi salah satu cara memperkuat interaksi sosial di tengah masyarakat. Ia berharap konsep nonton bareng yang mendapat sambutan besar ini dapat diperluas hingga ke tingkat desa.

“Ke depan kami berharap nonton bareng seperti ini bisa dilaksanakan sampai di desa-desa. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga dapat menghidupkan ruang publik, mempererat kebersamaan, dan menggerakkan perekonomian warga di sekitar,” katanya.

Saat Sepak Bola Menyatukan Kudus: Nobar Meriah, UMKM Ketiban Berkah
Ribuan warga memadati Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus saat mengikuti program Nonton Bareng Bola Gembira. Foto: Ihza Fajar/Kaifanews

Di sela-sela euforia pertandingan, puluhan pelaku UMKM yang membuka lapak di sekitar kawasan alun-alun turut merasakan dampak positif. Ramainya pengunjung membuat berbagai produk kuliner dan minuman laris diburu penonton.

Karena itu, Sam’ani mengajak masyarakat tidak hanya menikmati pertandingan, tetapi juga mendukung para pelaku usaha lokal yang ikut meramaikan kegiatan tersebut.

“Silakan masyarakat menikmati pertandingan sambil melarisi dagangan UMKM. Dengan begitu, kebahagiaan yang dirasakan masyarakat juga membawa manfaat bagi para pelaku usaha kecil yang menjadi penggerak ekonomi daerah,” jelasnya.

Kegiatan Bola Gembira terselenggara melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Kudus dengan TVRI sebagai pemegang lisensi resmi penayangan Piala Dunia di ruang publik. Kolaborasi tersebut memastikan masyarakat dapat menikmati pertandingan secara legal, aman, dan nyaman.

Kepala Stasiun TVRI Jawa Tengah Sanny April Linda Damanik mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan Pemkab Kudus dalam menghadirkan tayangan sepak bola untuk masyarakat luas.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kudus yang telah memfasilitasi ruang publik untuk Bola Gembira. TVRI sebagai media pemersatu bangsa siap mendukung kegiatan nonton bareng resmi dengan menyediakan akses tayangan berlisensi secara gratis untuk ruang-ruang publik,” ungkapnya.

Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menciptakan ruang interaksi sosial yang positif sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat menjelang dan selama perhelatan Piala Dunia.

“Melalui Bola Gembira, kita tidak hanya menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga membangun ruang interaksi yang positif bagi masyarakat menuju semangat bersama menyongsong Piala Dunia,” tandasnya. (*)