KUDUS, Kaifanews  Pemerintah Kabupaten Kudus terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan mendorong capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang lebih tinggi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni melalui studi komparasi ke daerah lain yang dinilai berhasil mengoptimalkan pembangunan di berbagai sektor. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memimpin langsung kunjungan ke Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa, 14 April 2026.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari strategi peningkatan IPM, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kudus menekankan pentingnya belajar dari daerah lain yang memiliki pendekatan efektif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Kami ingin melihat secara langsung bagaimana strategi yang diterapkan di Kendari, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan IPM tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor yang berkelanjutan.

“IPM itu bukan hanya angka, tetapi mencerminkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Karena itu, perlu kolaborasi dari berbagai sektor agar hasilnya optimal,” katanya.

Selain menggali pengalaman dan strategi dari Pemerintah Kota Kendari, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk membangun jejaring kerja sama antardaerah.

Menurutnya, kolaborasi lintas daerah menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pembangunan, terutama dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

“Kami tidak hanya belajar, tetapi juga ingin membangun kolaborasi sehingga ada pertukaran pengalaman dan inovasi yang bisa diterapkan di Kudus,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Kudus berharap, hasil dari studi komparasi ini dapat diadaptasi dan diimplementasikan sesuai dengan kondisi daerah, sehingga mampu mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Kudus,” tandasnya. (*)