KUDUS, Kaifanews — Pemerintah Kabupaten Kudus kembali menunjukkan komitmennya membantu para perantau dengan menghadirkan program balik gratis menuju Jakarta dan wilayah sekitarnya usai Lebaran 2026. Program ini menjadi solusi bagi warga yang ingin kembali bekerja tanpa terbebani mahalnya biaya transportasi pascalibur Idulfitri.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sebanyak enam unit bus disiapkan melalui kerja sama antara Pemkab Kudus dengan sejumlah perusahaan swasta, di antaranya PT Sukun, PT Djarum, dan PT Pura Group.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan, program tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah bersama dunia usaha terhadap masyarakat.

“Kemarin kami sudah melaksanakan mudik gratis dengan 14 bus hasil kolaborasi Pemkab dan pihak swasta. Untuk arus balik, Insya Allah kami siapkan enam bus lagi,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Menurutnya, selain membantu meringankan beban biaya transportasi masyarakat, program ini juga diharapkan mampu menekan kepadatan kendaraan di jalur utama selama arus balik Lebaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kudus Mundir menjelaskan, pemberangkatan peserta program balik gratis dijadwalkan pada 28 Maret 2026 dari Pendapa Kabupaten Kudus dan akan dilepas langsung oleh Bupati Kudus.

Ia menyebutkan, masing-masing perusahaan berkontribusi menyediakan armada, terdiri dari dua bus dari Pura Group, dua bus dari Djarum, serta dua bus dari Nojorono.

“Setiap bus berkapasitas sekitar 50 penumpang, meskipun jumlahnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Seluruh peserta rencananya diberangkatkan secara bersamaan pada pukul 09.00 WIB menuju wilayah Jabodetabek sebagai tujuan utama para perantau.

Melalui berbagai persiapan tersebut, pemerintah berharap arus balik Lebaran maupun rangkaian kegiatan Syawalan di Kabupaten Kudus dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Dengan adanya fasilitas ini, kami berharap masyarakat bisa kembali ke tempat kerja dengan aman, nyaman, dan selamat,” tandasnya. (*)