KUDUS, Kaifanews — Tim Animal Rescue yang tergabung dalam Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Kudus melaksanakan kegiatan evakuasi sarang tawon jenis vespa affinis di dua lokasi berbeda pada Selasa (24/2/2026) malam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB setelah relawan menerima laporan dari masyarakat terkait keberadaan sarang tawon yang dinilai membahayakan keselamatan warga sekitar.

Ketua FRPB Kudus, Yulian Noor Widya, menjelaskan bahwa laporan pertama berasal dari rumah warga milik Pak Wawan di wilayah RT 02 RW 01 Desa Dersalam, Kecamatan Bae.

“Kami menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya sarang tawon yang berpotensi membahayakan penghuni rumah maupun warga sekitar. Setelah laporan masuk, tim langsung bergerak melakukan evakuasi,” ujarnya.

Selain di rumah warga, tim juga melakukan evakuasi sarang tawon di fasilitas umum yakni Masjid Darurrohmah Desa Gulang RT 01 RW 04. Keberadaan sarang tawon tersebut dinilai cukup berisiko karena berada di area yang sering digunakan masyarakat untuk beribadah.

“Lokasi kedua berada di masjid, sehingga harus segera ditangani agar tidak menimbulkan korban, terutama saat aktivitas ibadah berlangsung,” katanya.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, sejumlah relawan lintas komunitas terlibat, di antaranya tim Animal Rescue, Bagana, Med-A, serta Destana Gulang. Operasi evakuasi juga didukung satu unit mobil operasional milik relawan.

Tim Animal Rescue FRPB Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Masjid Kudus
Personel Tim Animal Rescue FRPB Kudus melakukan evakuasi sarang tawon Vespa Affinis di atap Masjid Darurrohmah, Desa Gulang, Selasa (24/2/2026) malam. Foto: Ihza Fajar/Kaifanews

Proses evakuasi dilakukan dengan prosedur keselamatan guna menghindari serangan tawon yang dikenal agresif, terutama pada malam hari saat koloni berada dalam sarang.

Yulian menegaskan, keberadaan tawon vespa affinis memang tidak bisa dianggap sepele karena memiliki sengatan berbahaya yang dapat memicu reaksi serius bagi manusia.

“Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan sarang tawon di lingkungan permukiman atau fasilitas umum. Jangan mencoba mengevakuasi sendiri karena risikonya cukup tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan berjalan aman dan lancar tanpa adanya korban maupun kendala berarti selama proses penanganan berlangsung.

Sementara itu, pengurus Masjid Darurrohmah Desa Gulang, Solikin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tim relawan yang telah membantu membersihkan sarang tawon di area masjid.

“Atas nama pengurus masjid, kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Animal Rescue FRPB Kudus yang sudah membantu pembersihan sarang tawon di fasilitas umum. Salam tangguh, salam kemanusiaan,” ungkap salah satu pengurus masjid.