KUDUS, Kaifanews — Universitas Muria Kudus (UMK) kembali memperluas jejaring kemitraannya dengan menggandeng tiga lembaga sekaligus, yakni KONI Kabupaten Kudus, PT Pos Indonesia Kantor Cabang Kudus, dan Bank BTN Cabang Kudus. Penandatanganan nota kesepahaman itu digelar di Ruang Seminar Lantai IV Gedung Rektorat, Kamis 21 Mei 2026.
Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi langkah dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui sinergi dunia pendidikan, industri, olahraga, dan perbankan.
Rektor UMK Prof. Dr. Ir. Darsono, menegaskan kampus tidak boleh hanya menjadi pusat pendidikan yang berjalan sendiri tanpa terhubung dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
“Sebagai perguruan tinggi terakreditasi Unggul, kami harus hadir memberi manfaat nyata. Karena itu kami terus membangun kolaborasi dengan berbagai sektor strategis agar pendidikan memiliki dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Darsono, kerja sama tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif serta membuka ruang pengalaman praktis bagi mahasiswa di luar ruang kelas.

Ketua KONI Kabupaten Kudus Sulistiyanto menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menilai kemitraan dengan UMK menjadi peluang penting bagi atlet daerah untuk tetap melanjutkan pendidikan tinggi tanpa meninggalkan karier olahraga.
“Ini menjadi motivasi besar bagi atlet-atlet berprestasi. Mereka bisa terus fokus mengembangkan kemampuan olahraga sekaligus memiliki akses pendidikan tinggi yang lebih baik,” katanya.
Selain mendukung pengembangan atlet, kolaborasi dengan KONI juga diharapkan menghadirkan pendekatan akademik dalam pembinaan olahraga daerah melalui riset dan pendampingan ilmiah.
Sementara itu, Branch Manager BTN Kantor Cabang Kudus Etty Octaningrum menjelaskan pihaknya siap mendukung pengelolaan keuangan kampus secara digital melalui layanan Cash Management System (CMS) dan Virtual Account.
Tak hanya itu, BTN juga menyiapkan dukungan operasional kampus melalui Program Pengembangan Operasional (PPO).
“Kami siap mendukung kebutuhan operasional UMK, mulai kendaraan dinas, perangkat komputer, hingga bantuan renovasi gedung dan bus kampus,” jelasnya.
Di sisi lain, PT Pos Indonesia melihat kerja sama tersebut sebagai kesempatan menghadirkan pengalaman industri langsung bagi mahasiswa.
Supervisor Administrasi Umum dan Keuangan PT Pos Indonesia Cabang Kudus Kurniawan Wahyu Pamungkas menyebut mahasiswa nantinya dapat belajar langsung mengenai manajemen rantai pasok, logistik digital, hingga perkembangan e-commerce.
“Kami ingin kolaborasi ini menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri saat ini,” paparnya.
Usai penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama sejumlah fakultas dan unit di lingkungan universitas, di antaranya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Hukum, Fakultas Psikologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta UPT Pembinaan Karir dan Pelacakan Alumni (PKPA), tandasnya. (*)








