KUDUS, Kaifanews — Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti prosesi Wisuda S1 ke-31 Universitas Muhammadiyah Kudus yang digelar di Crystal Building UMKU, Kamis 21 Mei 2026. Sebanyak 553 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai lulusan baru dan siap menapaki dunia profesional dengan tantangan yang semakin kompleks.
Prosesi wisuda kali ini menjadi momentum penting bagi ratusan lulusan dari 19 program studi yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, mulai bidang teknologi, ekonomi, hukum, pendidikan hingga kesehatan.
Para wisudawan berasal dari program studi S1 Teknik Industri, Sistem Informasi, Ilmu Komputer, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Hukum, PGSD, dan Bisnis Digital. Selain itu, lulusan dari rumpun kesehatan juga mendominasi, di antaranya D3 Keperawatan, D4 Teknologi Laboratorium Medis, S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, S1 Administrasi Rumah Sakit, S1 Gizi, S1 Farmasi hingga Profesi Ners.
Rektor Edy Soesanto menegaskan bahwa wisuda bukan akhir perjalanan, melainkan titik awal untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Gelar akademik yang saudara peroleh bukan hanya simbol capaian intelektual, tetapi juga amanah moral untuk menghadirkan manfaat bagi sesama,” ujarnya.
Ia mengingatkan, perubahan dunia yang bergerak cepat menuntut generasi muda memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi. Menurutnya, kecerdasan akademik saja tidak cukup tanpa integritas, empati, serta kemampuan bekerja sama.
“Kemajuan teknologi, perubahan sosial, dan dinamika global menuntut generasi muda untuk terus belajar dan beradaptasi,” katanya.
Dalam pidatonya, Rektor juga mendorong para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah meninggalkan bangku kuliah. Ia berharap alumni UMKU mampu menjadi generasi yang berani menghadapi persoalan nyata di tengah masyarakat.
“Jangan pernah berhenti bertanya, berpikir kritis, dan berinovasi. Bangsa ini membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat,” paparnya.
Tak hanya mengejar karier dan kesuksesan pribadi, lulusan UMKU juga diminta menjaga nilai kemanusiaan dan semangat pengabdian di mana pun berada.
“Ke mana pun saudara melangkah, jagalah nilai-nilai kejujuran, kemanusiaan, dan semangat pengabdian,” pesannya.
Ucapan selamat juga datang dari Sam’ani Intakoris yang disampaikan melalui Sekretaris Daerah Kudus, Eko Djumartono. Pemkab Kudus menilai para lulusan kini akan memasuki fase baru yang penuh tantangan, terutama dalam menghadapi persaingan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Sekda mengingatkan para wisudawan agar tidak cepat puas dengan capaian yang telah diraih saat ini. Menurutnya, kemampuan meningkatkan kapasitas diri dan menguasai teknologi menjadi kunci bertahan di masa depan.
“Jangan berpuas diri dengan apa yang sudah diraih sekarang, terus belajar dan tingkatkan kapasitas diri. Jangan takut menghadapi tantangan, hadapi semuanya dengan semangat, kerja cerdas, dan integritas,” ujarnya.
Pemkab Kudus juga berharap sinergi yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah dan UMKU dapat terus diperkuat untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kudus. (*)








