SEMARANG, Kaifanews – Kiprah perempuan pelaku usaha di Jawa Tengah terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Kreativitas dan inovasi para wirausaha perempuan ditampilkan dalam ajang pameran “IWAPI Berkarya Ekonomi Jaya” yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jawa Tengah di Ciputra Mall Semarang pada 24–26 Juli 2026.
Pameran tersebut menjadi etalase berbagai produk unggulan hasil karya anggota IWAPI dari 30 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Beragam produk kreatif dipamerkan, mulai dari kerajinan tangan (kriya), fesyen, kuliner, hingga produk olahan khas daerah yang mencerminkan potensi usaha perempuan di Jawa Tengah.
Tak hanya menjadi sarana promosi produk UMKM, kegiatan ini juga menjadi ruang memperluas jaringan bisnis, meningkatkan daya saing pelaku usaha perempuan, sekaligus memperkenalkan karya-karya lokal kepada masyarakat luas.
Suasana pameran semakin semarak dengan berbagai agenda pendukung, di antaranya lomba menyanyikan Hymne IWAPI yang baru diluncurkan tahun lalu, lomba Lion Dance, lomba kuliner makanan tradisional, hingga pemberian penghargaan bagi stan pameran terbaik.
Salah satu peserta yang berhasil meraih Juara I Stand Terbaik, Nining Collection dari Kota Semarang, mengaku bangga atas apresiasi yang diberikan dalam pameran tersebut. Selama ini, Nining Collection dikenal aktif mengembangkan berbagai produk kreatif berbahan baku beragam, termasuk kain perca yang diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
Menurut perwakilan Nining Collection, kreativitas menjadi kunci untuk mempertahankan keberlangsungan usaha sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Apa pun bisa dikreasikan selama memiliki nilai jual. Yang terpenting usaha ini bisa terus berjalan sehingga karyawan tetap memiliki pekerjaan,” ujarnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang membuka pameran pada Sabtu 25 Juli 2026, mengapresiasi peran IWAPI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan perempuan. Ia berharap kekompakan organisasi terus dijaga agar manfaatnya semakin dirasakan oleh seluruh anggota.
Menurutnya, organisasi yang solid akan mampu melahirkan berbagai program yang berdampak positif terhadap peningkatan kapasitas dan kesejahteraan para pelaku usaha.
“Tetap bersatu, karena organisasi yang kuat adalah organisasi yang mampu menjaga kebersamaan. IWAPI hadir untuk membawa seluruh anggotanya berkembang bersama. Dengan organisasi yang solid, kemajuan nyata akan lebih mudah diwujudkan,” kata Sumarno.
Ia juga menilai peran perempuan dalam dunia usaha kini semakin strategis. Selain menjadi penggerak ekonomi keluarga, perempuan juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan UMKM yang inovatif dan berdaya saing.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IWAPI, Nita Yudi, optimistis DPD IWAPI Jawa Tengah mampu kembali meraih predikat DPD IWAPI Teladan Nasionalpada 2026. Keyakinan tersebut didasarkan pada konsistensi kepengurusan IWAPI Jawa Tengah dalam melakukan pembinaan terhadap wirausaha perempuan hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih, tetapi juga dari kemampuan membangun ekosistem usaha yang mampu meningkatkan kualitas dan daya saing anggotanya.
Melalui pameran “IWAPI Berkarya Ekonomi Jaya”, IWAPI Jawa Tengah berharap semakin banyak perempuan terdorong untuk mengembangkan usaha, memanfaatkan potensi lokal, serta memperluas akses pasar. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa perempuan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
Pameran tersebut diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat sehingga tercipta kolaborasi yang semakin kuat dalam membangun ekonomi yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing di Jawa Tengah.(*)








