KUDUS — Bupati Kudus Sam’ani Intakoris membuka secara resmi kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kudus Tahun 1447 H/2026 yang digelar di Hotel @HOM Kudus, Senin (9/2/2026).
Kegiatan manasik tahun ini mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”, sebagai bentuk penguatan layanan ibadah haji yang inklusif dan berkeadilan. Tema tersebut diharapkan mampu memberikan pemahaman serta kesiapan menyeluruh bagi calon jemaah haji, khususnya kelompok rentan, agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan aman, nyaman, dan sesuai tuntunan.
Dalam sambutannya, Bupati Sam’ani menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon jemaah haji Kabupaten Kudus yang akan berangkat pada tahun 2026. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik sejak dini, mengingat rangkaian ibadah haji membutuhkan stamina dan ketahanan tubuh yang prima.
“Manasik ini menjadi bekal penting bagi calon jemaah. Jaga kesehatan, kekompakan, dan selalu saling membantu, terutama bagi jemaah lansia dan disabilitas,” pesan Sam’ani.
Selain aspek kesehatan, Bupati juga mengingatkan agar seluruh jemaah mampu menjaga sikap dan perilaku selama menjalankan ibadah, sehingga dapat membawa nama baik Kabupaten Kudus di Tanah Suci.
Sam’ani turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kudus atas persiapan dan pelaksanaan manasik haji terintegrasi yang dinilai semakin matang dari tahun ke tahun. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kudus untuk mendukung penuh penyelenggaraan ibadah haji.
Sebagai bentuk dukungan tersebut, Pemkab Kudus akan menugaskan satu orang dokter dan dua perawat untuk mendampingi jemaah selama pelaksanaan ibadah haji, guna memastikan layanan kesehatan berjalan optimal.
Di akhir sambutannya, Bupati Sam’ani berpesan agar para calon jemaah haji turut mendoakan Kabupaten Kudus agar senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, dan kemajuan.
“Mohon doanya dari Tanah Suci untuk Kudus tercinta, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT dan masyarakatnya sejahtera,” pungkasnya.
Kegiatan manasik haji terintegrasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan spiritual, fisik, dan mental calon jemaah haji Kabupaten Kudus sebelum menunaikan rukun Islam kelima.








