KUDUS, Kaifanews – Seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Petir, Desa Winong, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Rabu (11/3/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Korban bernama Muhammad Salam Aufa, warga Desa Kaliwungu, mengembuskan napas terakhirnya di RS Kumala Siwi setelah upaya pertolongan medis dilakukan.

Peristiwa tragis ini bermula saat korban sedang bermain air dan hendak mandi bersama teman-temannya di sungai tersebut pada siang hari. Diduga karena tidak mengetahui kondisi kedalaman alur sungai dan tidak mahir berenang, korban terseret arus hingga tenggelam.

Kejadian bermula sekitar pukul 11.48 WIB ketika Sekretariat BPBD Kudus menerima laporan adanya kecelakaan air dari petugas trantib Kecamatan Kaliwungu. Korban diketahui sedang bermain di Dukuh Winong RT 2 RW 7 sebelum akhirnya hilang di aliran sungai yang memiliki kedalaman sekitar 2-3 meter.

Warga setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri sembari menunggu kedatangan tim penyelamat dari BPBD, Basarnas, dan potensi SAR lainnya. Upaya penyisiran di sekitar lokasi kejadian dilakukan dengan cepat mengingat arus sungai yang cukup tenang namun memiliki kedalaman yang berbahaya bagi anak-anak.

Pada pukul 12.13 WIB, warga yang melakukan pencarian akhirnya berhasil menemukan tubuh korban dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri. Korban kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Kumala Siwi Kaliwungu guna mendapatkan perawatan medis darurat dari tim dokter.

Namun, takdir berkata lain karena pada pukul 12.20 WIB, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Informasi duka tersebut segera diteruskan kepada pihak keluarga serta unit Inafis Polres Kudus untuk dilakukan pendataan dan asesmen lebih lanjut.

“Korban bersama temannya bermain air di Sungai Petir, namun karena tidak mengetahui kondisi alur sungai dan tidak bisa berenang, korban tenggelam di kedalaman 2-3 meter,” tulis laporan resmi BPBD Kudus.

Setelah menjalani proses pemeriksaan medis, jenazah korban tiba di rumah duka di Desa Kaliwungu RT 5 RW 6 pada pukul 13.00 WIB. Pihak BPBD dan relawan menyerahterimakan jenazah kepada keluarga untuk dipersiapkan proses pemakaman secara layak oleh warga sekitar.

Tim gabungan yang terdiri dari MDMC, LPBI NU, dan berbagai potensi SAR lainnya akhirnya kembali ke posko masing-masing setelah tugas selesai. Kondisi di rumah duka terpantau diselimuti suasana haru saat kerabat dan tetangga mulai berdatangan untuk bertakziah. (*)