KUDUS, Kaifanews — Bupati Kudus Sam’ani Intakoris melakukan peninjauan langsung kondisi penerangan jalan umum (LPJU) dan infrastruktur jalan saat menyusuri jalanan kota pada malam hari.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Peninjauan dilakukan dari kediamannya menuju Pendapa Kabupaten Kudus dengan menyapa masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi warga.

Sepanjang perjalanan, bupati menemukan sejumlah LPJU yang tidak berfungsi, terutama di kawasan Jembatan Kaligelis hingga area Kudus City Walk. Kondisi tersebut langsung menjadi perhatian sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan pengguna jalan, khususnya menjelang arus mudik Lebaran.

Bupati Sam’ani Intakoris mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus untuk segera melakukan perbaikan secara bertahap terhadap LPJU yang mengalami kerusakan.

“Penanganan LPJU dari Dinas Perhubungan sudah membentuk tiga tim, yaitu tim Saber LPJU. Namun karena faktor cuaca, sering terjadi korsleting maupun kerusakan di beberapa titik,” ujarnya pada Sabtu (14/3/2026) malam.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi melaporkan kerusakan LPJU melalui layanan pengaduan resmi agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Silakan masyarakat melaporkan melalui Saber LPJU atau lewat Wadul K1 maupun K2 supaya bisa segera ditangani,” katanya.

Menurutnya, pengelolaan LPJU memiliki kewenangan yang berbeda, mulai dari pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat. Meski demikian, pihaknya tetap meminta Dishub untuk berkoordinasi agar seluruh titik yang bermasalah dapat tertangani dengan baik.

“Ada LPJU yang menjadi kewenangan kabupaten, provinsi maupun pusat. Tapi kami tetap perintahkan Dishub untuk menginformasikan dan menangani dengan sebaik-baiknya. Kami juga mohon maaf jika masih ada beberapa titik yang belum sempurna,” jelasnya.

Bupati menegaskan, perbaikan LPJU menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan keamanan masyarakat, terutama pada malam hari.

“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” paparnya.

Selain LPJU, Pemkab Kudus juga mempersiapkan berbagai langkah strategis menjelang Lebaran, termasuk memastikan kesiapan jalur mudik baik jalur utama maupun jalur alternatif.

Ia menyebut kondisi jalur alternatif saat ini sudah mencapai sekitar 80 persen dalam kondisi baik, meski masih ada sekitar 20 persen titik LPJU yang perlu penanganan lebih lanjut.

“Jalur alternatif kira-kira sudah 80 persen siap, masih ada sekitar 20 persen LPJU yang perlu segera ditangani, terutama di titik-titik perbatasan,” ungkapnya.

Salah satu contoh yang menjadi perhatian yakni LPJU berbasis tenaga surya di jalur Bulung–Jangreng perbatasan Kudus–Pati yang beberapa di antaranya mengalami kerusakan dan membutuhkan pengadaan komponen baru.

“Kami akan segera lakukan pengadaan karena memang ada material yang perlu diganti,” katanya.

Tak hanya itu, Pemkab Kudus juga memastikan kondisi jalan secara umum dalam keadaan laik dilalui. Dari hasil pemantauan, sekitar 95 persen jalan dalam kondisi baik, sementara sisanya hanya mengalami kerusakan ringan.

“Kalau jalan sekitar 95 persen kondisinya baik, sisanya sekitar 5 persen rusak ringan tapi masih layak dilalui,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi kerusakan jalan selama arus mudik dan balik Lebaran, Pemkab Kudus juga membentuk lima tim Saber Lubang Jalan yang akan bersiaga secara bergantian.

“Kami membentuk lima tim Saber Lubang Jalan yang nanti akan siaga selama Lebaran untuk mengantisipasi jika ada kerusakan mendadak,” terangnya.

Selain itu, antisipasi juga dilakukan terhadap potensi bencana seperti pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang, agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.

Pemkab Kudus juga telah berkoordinasi dengan Polri, TNI, serta berbagai organisasi kemasyarakatan untuk mendukung pengamanan arus mudik. Sejumlah posko terpadu juga telah disiapkan di beberapa titik strategis.

“Kami juga berterima kasih kepada jajaran Polri dan TNI serta seluruh stakeholder yang sudah siap. Posko sudah dibentuk di Pendapa, terminal dan titik lainnya untuk mendukung pengamanan,” ucapnya.

Ia berharap seluruh elemen dapat bersinergi demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Kudus.

“Silakan semua pihak saling mendukung agar pelayanan kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan selama Lebaran, bisa berjalan optimal,” tandasnya. (*)