KUDUS, Kaifanews — Pemerintah Kabupaten Kudus akan menerapkan aturan baru bagi para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Balai Jagong. Mulai dari kewajiban memakai celemek, sarung tangan, hingga masker bagi pedagang yang sedang kurang sehat menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan tersebut. Hal itu disampaikan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris saat menerima audiensi Paguyuban PKL Balai Jagong di Pringgitan Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu, 15 Juli 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam pertemuan tersebut, Sam’ani menegaskan seluruh pedagang harus menjaga standar kebersihan saat berjualan. Penggunaan celemek dan sarung tangan dinilai penting untuk menjamin makanan yang dijual tetap higienis.

Ia juga menyiapkan mekanisme peringatan bagi pedagang yang tidak mematuhi aturan tersebut. PKL yang kedapatan berjualan tanpa mengenakan celemek akan diberikan kartu kuning sebagai bentuk teguran.

“Yang tidak membawa atau tidak memakai celemek akan kami beri kartu kuning. Ini sebagai bentuk pembinaan agar semua pedagang lebih disiplin menjaga kebersihan,” tegas Sam’ani.

Bupati Kudus Terapkan Aturan Baru untuk PKL Balai Jagong, Tak Pakai Celemek Siap-Siap Kena Kartu Kuning
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menerima audiensi Paguyuban PKL Balai Jagong di Pringgitan Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu, 15 Juli 2026. Foto: Ihza Fajar/Kaifanews

Selain itu, Bupati juga mengingatkan pedagang untuk memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Apabila sedang sakit, pedagang diwajibkan menggunakan masker agar tidak menularkan penyakit kepada pembeli.

Tak hanya soal kebersihan pribadi, para PKL juga diminta ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan memilah sampah dan membuangnya pada tempat yang telah disediakan. Menurutnya, lingkungan yang bersih akan membuat masyarakat semakin nyaman beraktivitas di Balai Jagong.

“Semoga seluruh pedagang dapat mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan kawasan kuliner yang bersih, sehat, dan tertib sehingga Balai Jagong semakin menjadi ruang publik yang nyaman bagi warga maupun wisatawan,” tandasnya.(*)