KUDUS, Kaifanews — Resepsi Milad ke-25 TK Terpadu Aisyiyah Birrul Walidain berlangsung khidmat di Pendapa Kabupaten Kudus, Sabtu, 4 Juli 2026.
Momentum peringatan seperempat abad lembaga pendidikan anak usia dini tersebut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Abdul Mu’ti, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris serta jajaran Pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah.
Sam’ani menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-25 TK Terpadu Aisyiyah Birrul Walidain. Ia mengapresiasi kontribusi sekolah tersebut dalam membangun fondasi pendidikan karakter bagi anak-anak sejak usia dini.

Menurutnya, keberadaan TK Terpadu Aisyiyah Birrul Walidain menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.
“Selamat Milad ke-25 kepada TK Terpadu Aisyiyah Birrul Walidain. Semoga terus berkembang, semakin maju, dan semakin berprestasi dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta siap menjadi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah dan Aisyiyah terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya pada jenjang pendidikan anak usia dini.
“Pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kedisiplinan, kreativitas, hingga kemampuan sosial anak. Karena itu, investasi pada sektor pendidikan dasar harus terus diperkuat agar mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul di masa mendatang,” jelasnya.

Menurut Sam’ani, cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga ditentukan oleh kualitas generasi yang dipersiapkan sejak usia dini. Oleh sebab itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan keluarga harus terus diperkuat.
Kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Abdul Mu’ti dalam resepsi tersebut juga menjadi perhatian tersendiri.
Kehadirannya dinilai sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan pendidikan anak usia dini serta pengembangan lembaga pendidikan yang dikelola organisasi kemasyarakatan.
“Semoga TK Terpadu Aisyiyah Birrul Walidain terus menjadi lembaga pendidikan yang melahirkan generasi cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu menjawab tantangan zaman menuju Indonesia Emas 2045,” kata Prof. Mu’ti. (*)








