KUDUS, Kaifanews  Deretan lapak di kawasan Car Free Day (CFD) Kudus tak hanya dipenuhi kuliner dan keramaian warga, tetapi juga menghadirkan warna berbeda lewat kehadiran Zumi Art Gallery. Lapak ini menjadi magnet tersendiri karena menampilkan karya seni unik berbahan dasar kayu jati bekas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Di tangan kreatif sang perajin, limbah yang selama ini dianggap tak bernilai justru disulap menjadi produk artistik bernilai ekonomi. Kehadiran Zumi Art Gallery pun bukan sekadar etalase karya, melainkan simbol bahwa kreativitas mampu membuka peluang usaha baru.

Antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya warga yang singgah, melihat, hingga membeli produk yang dipamerkan. Tidak sedikit yang terkejut mengetahui bahan dasar karya tersebut berasal dari barang bekas.

Dari Sisa Kayu Jati Jadi Rupiah, Zumi Art Gallery Pamerkan Kreativitas di CFD Kudus
Suasana Zumi Art Gallery di lapak CFD Kudus. Foto: Ihza Fajar/Kaifanews

Momentum ini juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kudus. Kehadiran Bupati dalam kegiatan CFD menjadi dorongan tersendiri bagi pelaku UMKM, termasuk Zumi Art Gallery, untuk terus berkembang.

Dukungan tersebut dinilai sebagai sinyal positif bahwa sektor ekonomi kreatif, khususnya berbasis daur ulang, memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di Kudus.

Pemilik Zumi Art Gallery, Fahzumi, mengaku selama ini pemasaran produknya masih terbatas secara offline. Namun ke depan, ia berencana memperluas jangkauan pasar melalui platform digital.

“Selama ini hanya dijual offline, tapi ke depan saya ingin coba lewat online juga. Karena saya yakin, produk lokal Kudus bisa bersaing,” ujarnya pada Minggu 19 April 2026.

Dari Sisa Kayu Jati Jadi Rupiah, Zumi Art Gallery Pamerkan Kreativitas di CFD Kudus
Bupati Kudus Samani Intakoris saat mengunjungi lapak Zumi Art Gallery. Foto: Ihza Fajar/Kaifanews

Dengan inovasi yang terus dikembangkan, Fahzumi optimistis karyanya dapat menembus pasar yang lebih luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga mancanegara.

Sebagai informasi, masyarakat yang ingin melihat atau memesan produk dapat mengunjungi akun Instagram “Zumiart_Gallery”. Selain itu, lapak ini juga rutin hadir setiap CFD di kawasan Jalan Ahmad Yani, tepatnya di pertigaan Gang 1 depan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Keberadaan Zumi Art Gallery menjadi bukti bahwa dari sesuatu yang sederhana, bahkan terbuang, dapat lahir peluang besar jika diolah dengan kreativitas dan keberanian. (*)