Kaifanews — Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti kegiatan ibadah bersama pelajar Kristen dari SMA Negeri 1 Mejobo dan SMA Negeri 1 Jekulo di Pepanthan GITJ Kuwawur, Kabupaten Pati.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Paskah dan Kenaikan Yesus Kristus itu mengusung tema “Hope Never Dies”. Tema tersebut mengajak para pelajar untuk tetap memiliki pengharapan dan semangat dalam menjalani kehidupan di tengah berbagai tantangan masa remaja.
Sejak tiba di lokasi, para peserta disambut hangat oleh perwakilan gereja dan keluarga Darpin yang membuka pelayanan bagi seluruh rombongan. Suasana kekeluargaan pun langsung terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
Ibadah bersama tersebut menjadi ruang bagi para pelajar Kristen dari dua sekolah untuk saling mengenal, mempererat persaudaraan, sekaligus memperkuat iman.
Dalam sesi pembinaan rohani, Nur Wahyono dan A.H Yulistyo hadir sebagai pembicara. Keduanya mengajak peserta memahami makna kebangkitan dan kenaikan Yesus Kristus sebagai sumber pengharapan yang tidak pernah padam.
Para pelajar juga diajak untuk tetap menjaga iman, hidup dalam kasih, serta menjadi pribadi yang membawa dampak positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Kami ingin para pelajar tetap memiliki pengharapan dan tidak mudah menyerah menghadapi tekanan kehidupan maupun tantangan pergaulan,” ujar salah satu pembicara, Nur Wahyono pada Sabtu 16 Mei 2026.

Kegiatan berlangsung penuh sukacita. Pada malam hari, peserta mengikuti refleksi malam yang diisi doa bersama, pujian penyembahan, perenungan, hingga sharing pengalaman iman antar pelajar.
Momen tersebut menjadi ruang untuk saling menguatkan dan membangun kedekatan spiritual antarpeserta.
Suasana semakin meriah lewat berbagai permainan kebersamaan yang diikuti seluruh peserta. Selain membangun kekompakan, kegiatan itu juga mempererat hubungan persaudaraan antar pelajar Kristen dari kedua sekolah.
“Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan mampu menumbuhkan iman yang kuat, semangat kebersamaan, dan pengharapan yang terus hidup dalam menghadapi masa depan,” jelasnya.
Salah satu peserta, Angel, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut karena mendapat banyak pengalaman dan teman baru.
“Kegiatannya seru, tapi juga memberi banyak pelajaran rohani. Kami jadi lebih dekat satu sama lain dan makin semangat menjalani kehidupan,” katanya. (*)








