KUDUS, Kaifanews — Persiapan menyambut Hari Jadi ke-477 Kota Kudus tidak hanya berkaitan dengan rangkaian kegiatan dan kemeriahan perayaan. Pemerintah Kabupaten Kudus juga mulai memastikan kawasan-kawasan publik yang menjadi wajah kota tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat maupun para tamu yang datang.
Hal itu terlihat saat Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama jajaran dan masyarakat melaksanakan kegiatan kurve di kawasan Alun-Alun Kulon, Jumat, 21 Agustus 2026.
Kawasan tersebut menjadi salah satu titik yang memiliki nilai sejarah sekaligus menjadi ruang publik yang ramai dikunjungi. Terlebih menjelang momentum Hari Jadi Kudus, aktivitas masyarakat dan kunjungan dari luar daerah diperkirakan semakin meningkat.
Bagi Bupati Sam’ani, kebersihan kawasan kota bukan semata urusan petugas kebersihan maupun pemerintah daerah. Kondisi lingkungan yang bersih, menurutnya, membutuhkan kepedulian bersama agar masyarakat yang beraktivitas maupun wisatawan yang berkunjung dapat merasa nyaman.
“Ini kawasan yang menjadi bagian dari sejarah Kudus dan banyak dikunjungi masyarakat. Kita jaga kebersihannya bersama, terlebih menjelang Hari Jadi, supaya masyarakat dan tamu yang datang merasa nyaman,” ujar Sam’ani.
Ia menilai kawasan yang menjadi ikon Kudus perlu mendapatkan perhatian bersama. Lingkungan yang tertata dan bersih juga menjadi bagian dari cara masyarakat menunjukkan kepedulian terhadap daerahnya, terutama ketika banyak orang datang untuk menikmati suasana Kudus dalam rangkaian Hari Jadi.
Karena itu, kegiatan kurve tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas membersihkan lingkungan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajakan agar kebiasaan menjaga kebersihan terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ini kawasan yang menjadi bagian dari sejarah Kudus,” katanya, menekankan pentingnya menjaga kawasan yang memiliki nilai bagi daerah tersebut.
Di sela kegiatan, Sam’ani juga menyampaikan pesan kepada jajaran aparatur sipil negara (ASN). Ia meminta para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus menjalankan tugas dengan keikhlasan dan integritas.
Menurutnya, pekerjaan sebagai aparatur pemerintah pada akhirnya harus bermuara pada pelayanan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, setiap tugas perlu dijalankan dengan sungguh-sungguh dan tidak sekadar memenuhi kewajiban sebagai pegawai.
“Bekerjalah dengan ikhlas dan berintegritas. Layani masyarakat dengan sebaik-baiknya, karena tugas kita adalah memberikan manfaat melalui pelayanan yang kita lakukan,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi bagian dari persiapan pemerintah daerah menjelang momentum Hari Jadi Kudus ke-477. Selain menyiapkan berbagai kegiatan, pemerintah ingin memastikan lingkungan yang menjadi ruang bersama tetap terawat.
Keterlibatan jajaran pemerintah dan masyarakat dalam kegiatan kurve diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, kawasan publik Kudus diharapkan semakin nyaman digunakan warga sekaligus memberikan kesan baik bagi masyarakat dari luar daerah yang berkunjung.
Momentum Hari Jadi pun tidak hanya menjadi kesempatan untuk merayakan perjalanan panjang Kota Kudus, tetapi juga menjadi pengingat untuk bersama-sama merawat berbagai ruang dan kawasan yang menjadi bagian dari identitas daerah.








