KUDUS, Kaifanews – Kursi tunggu penuh, antrean kasir mengular, pengunjung rela panjang mengantre di dalam ruang ber-AC. Begitulah potret Outlet Batik Benang Raja Kudus pada Senin, 20 April 2026 malam.
Jelang peringatan Hari Kartini, toko rujukan pakaian tradisional ini dibanjiri orang tua yang memburu kebaya, batik, baju Jawa, hingga baju dalang untuk anak-anak mereka.
Membludaknya pengunjung tak lepas dari kebijakan mayoritas sekolah di Kudus yang mewajibkan siswa memakai baju adat saat peringatan Kartini 21 April. Benang Raja, yang dikenal lengkap menyediakan kebaya anak hingga dewasa, batik tulis, surjan, beskap, dan baju dalang, langsung jadi jujugan utama.
Pantauan Kaifanews sekitar pukul 20.00 WIB, pembeli harus sabar mengantre lama sementara area tunggu tak lagi sanggup menampung pengunjung yang terus berdatangan.
Salah satunya Ibu Azizah (43), warga Kudus yang ditemui sedang menunggu giliran di kasir. Ia datang untuk membeli tiga stel pakaian adat sekaligus.
“Yang SD kelas 5 saya belikan kebaya kutu baru, yang SMP kelas 2 minta batik couple dengan rok, terus yang SMA kelas 3 pakai baju Jawa jangkep. Semua ambil di sini sekalian,” tuturnya sambil menenteng tiga tas plastik besar berlogo Benang Raja.
Azizah tak menyangka suasana toko akan sepadat ini.
“Meski berdesak-desakan tapi saya senang bisa menyediakan momen ini untuk anak-anak. Mereka pasti sekali mau pakai kebaya besok di sekolah. Cuma kalau saya tahu bakal seramai ini dan antreannya lama, mungkin akan saya siapkan jauh-jauh hari,” ujarnya sambil tertawa.
Jelang Hari Kartini, Benang Raja Kudus Diserbu Orang Tua Cari Kebaya Anak
Pengunjung memenuhi area antrean kasir Outlet Batik Benang Raja Kudus pada Senin malam, 20 April 2026. Jelang Hari Kartini, toko dipadati orang tua yang mencari kebaya dan pakaian adat untuk anak sekolah. Dok. Kaifanews.

Alasan memilih Benang Raja, kata dia, karena koleksinya lengkap dan ramah di kantong.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
“Harganya kompetitif, tidak seperti harga di mal-mal besar. Ruangannya juga sejuk dan tempatnya nyaman. Hanya antreannya saja yang bikin harus ekstra sabar,” imbuhnya.
Fenomena Senin malam itu menegaskan posisi Benang Raja Kudus sebagai destinasi utama pakaian tradisional setiap jelang Hari Kartini. Stok kebaya anak, beskap, hingga baju dalang diserbu sejak sore.
Meski harus berjam-jam di dalam toko, para orang tua seperti Ibu Azizah tetap bertahan demi melihat anak tampil istimewa memperingati perjuangan R.A. Kartini di sekolah keesokan harinya. (*)