KUDUS, Kaifanews — Pemerintah Kabupaten Kudus mulai mematangkan persiapan program mudik gratis menjelang Ramadan 1447 Hijriyah. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris turun langsung meninjau kesiapan armada di Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus, Selasa (3/3/2026), guna memastikan pelayanan bagi para perantau berjalan aman dan nyaman.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh armada laik jalan sebelum diberangkatkan, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memfasilitasi warga Kudus yang ingin pulang kampung saat Lebaran.

Dalam keterangannya, Sam’ani menyebutkan Pemkab Kudus menyiapkan total 14 armada bus pada tahun ini, terdiri atas 12 bus untuk arus mudik dan dua bus untuk arus balik.

“Total ada 14 bus yang kami siapkan, terdiri dari tiga bus milik Pemkab Kudus, dua dari PT Nojorono, dua dari Baznas, dua dari PT Djarum, dan lima bus dari PT Sukun,” ujarnya.

Ia menegaskan, program mudik gratis bukan hanya agenda rutin tahunan, tetapi menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi dukungan perusahaan dan seluruh pihak yang terlibat. Ini contoh sinergi yang baik antara pemerintah dan swasta untuk membantu masyarakat agar bisa mudik dengan aman dan nyaman,” jelasnya.

Program tersebut juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar daerah turut menghadirkan solusi transportasi bagi masyarakat yang hendak kembali ke kampung halaman.

Pendaftaran mudik gratis dikoordinasikan melalui Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK). Hingga awal Maret, tercatat sebanyak 336 calon pemudik telah mendaftar. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah sekitar 250 orang melalui kuota tambahan dari PT Sukun pada pertengahan Maret, sehingga total peserta mencapai sekitar 586 orang.

Selain kesiapan armada, Pemkab Kudus juga melakukan pembenahan fasilitas pendukung arus mudik, terutama penerangan jalan umum (LPJU). Masyarakat diminta aktif melaporkan lampu jalan yang padam melalui aplikasi WadulK1K2 atau langsung ke Dinas Perhubungan agar segera ditindaklanjuti.

Sam’ani memastikan sejumlah titik strategis, termasuk kawasan Tanggulangin, telah mendapatkan perhatian khusus. Bahkan, pemerintah daerah berencana memasang lampu high mast untuk menyambut kedatangan para pemudik.

“Harapan kami mudik tahun ini berjalan lancar, aman, dan masyarakat bisa berkumpul kembali bersama keluarga dalam suasana Lebaran yang penuh kebahagiaan,” tandasnya.