KUDUS, Kaifanews – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya menyisakan kenyang, tapi juga tumpukan limbah kulit buah. Namun di tangan kreatif siswa SMP 1 Gebog Kudus, limbah itu tak berakhir di tempat sampah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Mereka menyulapnya menjadi Ecofruit Soap, sabun cuci tangan ramah lingkungan yang wangi dan aman.

Inovasi ini digagas oleh Tim Cerah Lingkungan SMP 1 Gebog dan akan diluncurkan dalam rangkaian HUT ke-64 sekolah.

Guru pendamping Tim Cerah Lingkungan, Nurul Rohmah, mengatakan ide ini muncul dari masalah sepele yang terus menumpuk sejak ada MBG.

“Ketika ada program MBG itu limbah kulit buah belum dimanfaatkan. Komposting sudah ada, tetapi pemanfaatan limbah kulit buahnya belum maksimal,” ujarnya pada Jumat 31 Juli 2026.

Bahan bakunya pun dari sisa buah yang dikonsumsi siswa, seperti kulit melon, jeruk, semangka, dan nanas. Setiap hari, perwakilan dari 24 kelas mengumpulkan kulit buah tersebut.

Kulit buah itu kemudian difermentasi menjadi eco enzyme selama tiga bulan. Setelah jadi, proses pembuatan sabunnya justru sangat cepat.

“Kalau eco-enzymenya sekitar tiga bulan. Setelah itu untuk sabunnya sehari sudah jadi. Kemarin dibuat, didiamkan satu malam, besoknya sudah bisa digunakan,” jelasnya.

Sekitar 50 siswa terlibat langsung mulai dari mengumpulkan bahan baku hingga meracik sabun. Kolaborasi guru dan siswa inilah yang menjadi kunci.

Berkat inovasi ini, SMP 1 Gebog sukses meraih Juara II Krenova (Kreativitas dan Inovasi Masyarakat) tingkat Kabupaten Kudus. Bahkan produknya sudah lolos uji laboratorium di UIN Sunan Kudus dan dinyatakan aman.

“Rencananya setelah uji laboratorium dinyatakan aman, produk ini akan dikembangkan secara komersial. Anak-anak bahkan mengusulkan agar Ecofruit Soap dipasarkan saat kegiatan Car Free Day,” ungkap Nurul.

Anggota Tim Cerah Lingkungan, Shafira Dwi Arianti kelas IX B, mengaku bangga bisa terlibat. Ia jadi lebih peduli pada sampah organik.

“Kami belajar bekerja sama mulai dari mengumpulkan kulit buah sampai proses pembuatannya. Jadi limbah yang biasanya dibuang bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” katanya.

Selain menjadi kebanggaan sekolah, Ecofruit Soap juga akan ditampilkan dalam showcase Program Cerah tingkat Kabupaten Kudus, di mana SMP 1 Gebog menjadi salah satu dari enam sekolah terpilih dalam program pendidikan berbasis lingkungan tersebut.(*)