JAKARTA, Kaifanews – Pemerintah secara resmi memperkenalkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai identitas visual nasional untuk peringatan HUT RI tahun 2026. Logo tersebut akan digunakan secara serentak oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga masyarakat dalam berbagai kegiatan dan publikasi resmi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Peluncuran logo dilaksanakan di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Desain karya Fajar Novario, desainer asal Padang, Sumatera Barat, berhasil terpilih sebagai logo resmi setelah memperoleh suara terbanyak dalam jajak pendapat nasional. Sebelum ditetapkan sebagai pemenang, lima karya finalis lebih dahulu melewati proses seleksi dan kurasi yang dilakukan oleh pemerintah.

Logo tersebut mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang menjadi pesan utama dalam seluruh rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026. Tema ini akan digunakan sebagai identitas dalam berbagai kegiatan, kampanye, dan publikasi resmi.

Selain mengumumkan logo pemenang, pemerintah juga menyediakan berbagai materi identitas visual yang dapat diakses dan diunduh secara gratis. Langkah ini bertujuan agar penggunaan identitas visual HUT ke-81 RI tetap konsisten pada berbagai media publikasi di seluruh Indonesia.

Link Download Logo HUT ke-81 RI

Pemerintah telah menyediakan seluruh aset identitas visual HUT ke-81 RI melalui situs resmi yang dapat diakses oleh masyarakat tanpa dipungut biaya. Seluruh materi dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan publikasi maupun penyelenggaraan kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan.

Melalui laman tersebut, pengguna dapat mengunduh berbagai format logo resmi, tema HUT ke-81 RI, pedoman identitas visual, hingga beragam aset pendukung lainnya.

Link unduhan logo resmi HUT ke-81 RI tersedia di:

https://logohutri.istanapresiden.go.id/81

Logo HUT ke-81 RI (Foto: Dok. Istana Presiden)

Panduan Identitas Visual HUT ke-81 RI

Pedoman identitas visual HUT ke-81 RI disusun sebagai acuan agar penggunaan logo tetap seragam di berbagai media. Dokumen tersebut memuat ketentuan mengenai konstruksi logo, konfigurasi, proporsi, ukuran minimum, zona aman, palet warna, tipografi, hingga contoh penerapan yang benar.

Logo resmi tersedia dalam dua versi konfigurasi. Logo utama diperuntukkan bagi media berformat horizontal, seperti spanduk, billboard, dan layar LED. Sementara logo sekunder dirancang untuk media vertikal, seperti umbul-umbul, X-banner, brosur lipat, dan media sejenis.

Dalam pedoman tersebut juga dijelaskan bahwa identitas visual menggunakan tiga warna utama, yaitu merah, putih, dan hitam. Untuk tipografi, pemerintah menetapkan penggunaan keluarga huruf Saira Semi Condensed, dengan varian Bold untuk judul dan Regular untuk isi teks.

Aturan Penggunaan Logo HUT ke-81 RI

Agar identitas visual tetap konsisten dan mudah dikenali, pemerintah menetapkan sejumlah ketentuan dalam penggunaan logo, antara lain:

  • Gunakan logo sesuai konfigurasi resmi, baik logo utama maupun logo sekunder.
  • Terapkan warna resmi yang terdiri atas merah, putih, dan hitam.
  • Tempatkan logo pada latar yang memiliki kontras cukup sehingga tetap mudah dibaca.
  • Berikan ruang kosong (zona aman) di sekeliling logo sesuai ketentuan agar tidak berhimpitan dengan elemen desain lainnya.
  • Hindari mengubah warna logo di luar palet resmi.
  • Jangan menambahkan efek gradasi, bayangan, garis, atau efek visual lainnya.
  • Jangan mengubah orientasi maupun proporsi logo.
  • Hindari penggunaan logo pada latar belakang yang terlalu ramai atau memiliki kontras rendah karena dapat mengurangi tingkat keterbacaan.

Seluruh aset identitas visual HUT ke-81 RI, termasuk logo resmi dan buku pedoman penggunaannya, dapat diunduh secara gratis melalui situs resmi pemerintah untuk digunakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.(*)