KUDUS, Kaifanews — HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 tak hanya melahirkan para juara, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya calon-calon pemain Tim Nasional (Timnas) Putri Indonesia. Kompetisi yang digelar di Supersoccer Arena, Kudus, menjadi panggung pemantauan bagi tim pelatih nasional untuk mencari talenta terbaik yang akan diproyeksikan memperkuat Indonesia di level internasional.
Direktur PT Savoria Kreasi Rasa selaku produsen HYDROPLUS, Didiet Fadriana Abdulkadir, menilai perkembangan sepak bola putri Indonesia menunjukkan tren yang semakin positif. Antusiasme masyarakat yang terus meningkat dinilai menjadi modal penting untuk membangun prestasi di masa depan.
Menurutnya, kompetisi yang berlangsung secara berjenjang menjadi sarana bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempercepat lahirnya bibit-bibit unggul.
“Sepak bola putri kini semakin mendapat tempat di hati masyarakat. Kami melihat banyak talenta muda yang memiliki potensi besar. Melalui kompetisi seperti ini, kami ingin ikut berkontribusi agar Indonesia nantinya memiliki tim nasional putri yang mampu bersaing di level internasional,” ujarnya usai laga final HPSL 2025/26 di Supersoccer Arena Rendeng Kudus pada Minggu 12 Juli 2026.
Hal senada disampaikan Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin. Ia menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga keberlangsungan pembinaan sepak bola putri melalui kompetisi yang rutin digelar, mulai dari usia dini hingga level yang lebih tinggi.

Selain HYDROPLUS Soccer League, pembinaan juga diperkuat melalui MilkLife Soccer Challenge yang menjangkau semakin banyak daerah sehingga kesempatan bagi pemain muda untuk berkembang semakin terbuka.
“Kami ingin jalur pembinaan atlet tidak terputus. Karena itu, kota penyelenggaraan akan terus diperluas agar ekosistem sepak bola putri tumbuh lebih merata. Kami akan terus berkomitmen memajukan sepak bola putri Indonesia,” kata Yoppy.
Di balik bergulirnya pertandingan, perhatian juga tertuju pada tribun penonton. Pelatih Timnas Putri U-16 Indonesia, Timo Scheunemann, hadir bersama Takumi Taniguchi dan Jacksen F. Tiago untuk memantau langsung penampilan para pemain sepanjang kompetisi.
Ketiganya melakukan proses seleksi secara menyeluruh guna membentuk dua skuad Timnas Putri U-16 yang akan berlaga di Srikandi Merdeka Cup pada Agustus mendatang.
Timo menjelaskan proses pemilihan pemain dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kemampuan membaca permainan, pengambilan keputusan, penempatan posisi, hingga kondisi fisik dan atletisme.
“Kami melihat setiap pemain secara detail karena ini menyangkut masa depan mereka. Penilaian dilakukan secara objektif dan adil. Fokus kami bukan hanya mencari pemain terbaik saat ini, tetapi juga melihat potensi mereka untuk berkembang di masa depan,” jelasnya.
Ia menambahkan, Srikandi Merdeka Cup bukan sekadar turnamen internasional biasa. Selain menghadapi enam negara Asia, yakni Thailand, Singapura, Arab Saudi, Malaysia, Filipina, dan Yordania, ajang tersebut juga menjadi bagian dari proses pembentukan tim menuju Kualifikasi Piala Asia Wanita AFC U-17 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Dengan demikian, HYDROPLUS Soccer League All-Stars tak hanya menjadi arena perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi salah satu jalur penting bagi pesepak bola putri muda untuk membuka peluang mengenakan seragam Merah Putih di level internasional.
Berikut daftar pemenang HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15:
Champion : Goal Aksis Cimahi
Runner-up : Cipta Cendikia FA Bogor
Semifinalis : Mojang Priangan Ciamis dan Arema FC Women Malang
Best Goal Keeper : Elbian Defika Aryasatya – Goal Aksis Cimahi
Best Player : Ayla Dva Khala Ahisma – Cipta Cendikia FA Bogor
Top Scorer : Nafeeza Ayasha Nori – Mojang Priangan Ciamis (4 gol)
Daftar pemenang HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-18:
Champion : Akademi Persib Bandung
Runner-up : Putri Garut
Semifinalis : Putri JP Jakarta dan Arema FC Women Malang
Best Goal Keeper : Gadhiza Asnanza – Akademi Persib Bandung
Best Player : Oedaija O’shea Sharinah – Arema FC Women Malang
Top Scorer : Zahra Nafisa Dwi Agustin – Akademi Persib Bandung (3 gol)
Sucy Kanaya Sholehah – Akademi Persib Bandung (3 gol) (*)








