KUDUS, Kaifanews — Kedatangan ratusan prajurit Brigade Infanteri (Brigif) TP 43/Muria di Kabupaten Kudus disambut dengan apel resmi yang dipimpin Komandan Kodim 0722/Kudus, Letkol Arh. Yuusufa Allan Andriasie, di kawasan SIHT Jekulo, Selasa (24/3/2026) sore.
Sebanyak 144 personel yang terdiri dari 6 perwira, 39 bintara, serta 99 tamtama mulai ditempatkan untuk memperkuat tugas-tugas teritorial di wilayah Muria Raya.
Dalam arahannya, Dandim menekankan pentingnya semangat pengabdian serta tanggung jawab bagi seluruh prajurit yang baru bergabung. Ia berharap keberadaan pasukan tersebut tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Melalui apel ini kita ingin menumbuhkan semangat para prajurit agar dalam pelaksanaan tugas ke depan dapat berjalan maksimal dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Menurutnya, Brigif TP 43/Muria memiliki peran penting sebagai satuan komando yang membawahi beberapa batalyon infanteri teritorial pembangunan di sejumlah wilayah seperti Pati, Demak, hingga Kendal. Kehadiran brigade tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi kewilayahan dalam mendukung tugas pembinaan teritorial TNI AD.
Untuk sementara waktu, para prajurit masih menempati lokasi marshalling area di SIHT Jekulo sebagai markas sementara. Lokasi tersebut direncanakan digunakan sekitar enam bulan sembari menunggu pembangunan markas permanen yang masih menunggu keputusan dari komando atas.
“Untuk saat ini mereka masih berada di lokasi sementara sambil menunggu pembangunan markas brigade,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembentukan Yonif TP 43/Muria juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah, khususnya dalam sektor pembangunan daerah, ketahanan pangan, serta penguatan potensi wilayah.
Di akhir arahannya, Dandim kembali mengingatkan agar seluruh prajurit mampu menjaga nama baik satuan dengan menjalin hubungan harmonis bersama masyarakat serta menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan.
“Para prajurit harus melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas serta mampu menjalin hubungan baik dengan masyarakat. Yang terpenting, kehadiran mereka harus bisa memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” tandasnya. (*)








