JEPARA, Kaifanews – Persijap Jepara terus menunjukkan keseriusannya membangun kekuatan tim secara menyeluruh. Tidak hanya fokus pada perekrutan pemain, manajemen Laskar Kalinyamat kini memperkuat sektor kepelatihan dengan menghadirkan sosok berpengalaman asal Korea Selatan, Jae-hoon Yoo, ke dalam jajaran staf pelatih.
Kehadiran Jae-hoon Yoo bukan sebagai pengganti pelatih kiper yang telah ada, Iman Suherman, melainkan sebagai tambahan tenaga profesional untuk memperkuat sistem pembinaan penjaga gawang Persijap Jepara.
Manajemen klub menilai langkah tersebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang guna meningkatkan kualitas latihan serta menghadirkan pendekatan yang lebih modern dan kompetitif di sektor krusial pertahanan tim.
“Penambahan staf pelatih ini merupakan bentuk komitmen klub untuk meningkatkan kualitas pembinaan, khususnya di posisi penjaga gawang,” ungkap perwakilan manajemen Persijap.
Persijap menegaskan bahwa posisi Iman Suherman tetap menjadi bagian penting dalam struktur kepelatihan. Justru kolaborasi antara dua pelatih dengan latar belakang berbeda diharapkan menciptakan sinergi positif.
Iman Suherman yang memahami karakter sepak bola lokal akan berpadu dengan pengalaman internasional serta metode latihan modern yang dibawa Jae-hoon Yoo.
“Kami ingin menghadirkan kombinasi pengalaman lokal dan internasional agar perkembangan kiper berjalan lebih optimal,” jelasnya.
Pendekatan kolaboratif ini diyakini mampu meningkatkan daya saing para penjaga gawang Persijap sepanjang kompetisi Liga 1.
Nama Jae-hoon Yoo bukan sosok asing di sepak bola nasional. Saat masih aktif sebagai pemain, ia dikenal sebagai kiper tangguh yang pernah memperkuat sejumlah klub besar Indonesia, seperti Persipura Jayapura, Bali United, Borneo FC Samarinda, Mitra Kukar, hingga PS Barito Putera.
Setelah gantung sarung tangan, karier kepelatihannya berkembang pesat. Ia sempat menjadi bagian dari staf pelatih Timnas Indonesia pada era pelatih Shin Tae-yong, dengan peran sebagai pelatih kiper sekaligus penerjemah tim.
Pengalamannya turut berkontribusi dalam pengembangan kiper Timnas U-23 Indonesia, termasuk Ernando Ari saat ajang Piala Asia U-23 2024, yang menjadi salah satu pencapaian penting sepak bola nasional dalam beberapa tahun terakhir.
Persijap melihat kualitas penjaga gawang sebagai fondasi utama stabilitas permainan. Karena itu, penguatan sektor kepelatihan dinilai sama pentingnya dengan peningkatan kualitas pemain di lapangan.
Langkah ini sekaligus mencerminkan visi klub untuk bertumbuh secara profesional, membangun kedalaman tim dari sisi teknis hingga manajemen.
“Dengan kolaborasi antara Iman Suherman dan Jae-hoon Yoo, kami berharap lini penjaga gawang semakin solid, siap menghadapi tekanan kompetisi, serta mampu menjadi benteng terakhir yang tangguh bagi Laskar Kalinyamat,” tandasnya.








