KUDUS, Kaifanews — Pemerintah Kabupaten Kudus membuka peluang masuknya investasi skala besar di kawasan Taman Bojana. Sejumlah calon investor bahkan telah melakukan penjajakan awal untuk mengembangkan kawasan tersebut menjadi pusat kegiatan ekonomi baru.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus Djati Solechah, menyebut saat ini sudah ada dua investor yang menunjukkan ketertarikan untuk berinvestasi, meski prosesnya masih dalam tahap awal.

 

“Saat ini masih tahap penjajakan, belum ada keputusan resmi. Tapi sudah ada dua investor yang tertarik,” ujarnya saat ditemui pada Sabtu 11 April 2026.

 

Ia mengungkapkan, konsep pengembangan yang ditawarkan investor mengarah pada pembangunan fasilitas berskala besar, seperti hotel maupun usaha komersial lainnya yang berpotensi menggerakkan ekonomi daerah.

 

“Dari gambaran awal, ada rencana pengembangan seperti hotel atau usaha besar lainnya. Ini tentu menjadi peluang bagi daerah,” katanya.

 

Menurutnya, jika investasi tersebut terealisasi, dampak yang ditimbulkan tidak hanya pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

 

“Potensinya besar, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan,” paparnya.

 

Meski demikian, Pemkab Kudus menegaskan bahwa keberadaan pedagang yang saat ini beraktivitas di Taman Bojana tetap menjadi perhatian utama.

 

“Pedagang tetap akan diakomodasi. Sudah kami komunikasikan dengan calon investor agar mereka tetap bisa berjualan di kawasan tersebut,” jelasnya.

 

Selain itu, skema kerja sama yang ditawarkan kepada investor menggunakan sistem sewa jangka panjang. Dalam skema ini, investor dapat memanfaatkan lahan dalam kurun waktu tertentu sebelum akhirnya aset bangunan menjadi milik pemerintah daerah.

 

“Setelah masa kerja sama selesai, sekitar 20 sampai 25 tahun, aset bangunan akan menjadi milik pemerintah daerah,” katanya.

 

Dengan luas kawasan mencapai sekitar 3.470 meter persegi, Taman Bojana dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan bisnis strategis di pusat Kota Kudus.

 

Meski peluang investasi terbuka lebar, Pemkab Kudus memastikan seluruh proses akan dikaji secara matang agar tetap menguntungkan semua pihak, termasuk masyarakat dan pelaku usaha lokal.

 

“Kita ingin investasi ini berjalan, tapi tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan daerah,” tandasnya. (*)