KUDUS, Kaifanews – Kabar baik bagi komunitas dan sanggar seni pertunjukan, khususnya di Kudus yang ekosistem seninya terus produktif.
Djarum Foundation resmi membuka pendaftaran program Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 mulai 13 April hingga 31 Mei 2026. Program ini menjadi ruang inkubasi bagi pelaku seni yang ingin mengembangkan gagasan pertunjukan berbasis budaya dan kearifan lokal untuk dipentaskan secara profesional.
Mengingat gaung seni komunitas di Kudus yang tak pernah padam, dari teater, tari, musik keroncong, hingga seni kontemporer yang tumbuh di sanggar-sanggar, kesempatan ini layak dimanfaatkan. Terlebih seluruh rangkaian kegiatan bersifat gratis.
Djarum Foundation menegaskan agar peserta berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan penyelenggara dan meminta pembayaran dalam bentuk apapun. Informasi resmi jadwal kegiatan akan diinformasikan berkala melalui situs dan media sosial Ruang Seni Pertunjukan dan Indonesia Kaya.
Ruang Kreatif Seni Pertunjukan terbuka untuk kelompok komunitas dan sanggar yang berkecimpung di bidang seni pertunjukan dalam bentuk apapun. Syarat utama pendaftar adalah Warga Negara Indonesia, perwakilan kelompok berusia 18-35 tahun, memiliki rekam jejak di bidang seni pertunjukan, dan jika terpilih bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga pentas.
Dengan banyaknya komunitas Kudus yang aktif seperti di bawah naungan Dewan Kesenian Kudus, hingga kolektif independen, syarat rekam jejak tentu bukan halangan. Untuk mendaftar, peserta wajib mengirimkan proposal pertunjukan dalam periode 13 April – 31 Mei 2026.
Proposal harus menggambarkan gagasan ide kreatif yang mengandung nilai budaya dan kearifan lokal Indonesia. Ini jadi momentum tepat untuk mengangkat kekayaan Kudus, mulai dari cerita Dhandhanggula, seni barongan, hingga interpretasi kontemporer atas nilai-nilai tradisi Kudus.
Kelengkapan proposal meliputi gambaran latar belakang karya, sinopsis, ide dan konsep kreatif, CV serta portofolio minimal 3 anggota tim inti project seperti produser, sutradara, penata artistik, atau koreografer. Selain itu wajib melampirkan profil dan portofolio komunitas, timeline produksi Agustus – Oktober 2026, rancangan biaya produksi maksimal Rp 35.000.000, kontak tim produksi, dan link sosial media komunitas. Peserta diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu proposal.
Tahapan kurasi akan berlangsung ketat. Bersamaan dengan masa pendaftaran April – Mei 2026, digelar Roadshow Bincang Kreatif di 4 kota. Pada Juni 2026 diumumkan 100 besar, kemudian dikerucutkan menjadi 25 besar yang akan mengikuti Workshop Online.
Juli 2026 menjadi tahap Pitching Proposal dan Penjurian untuk menentukan 13 Proposal Terpilih. Ketiga belas kelompok terpilih akan mengikuti Workshop di Jakarta pada Agustus 2026, dilanjutkan Mentoring dan Produksi Karya Agustus – November 2026. Puncak program adalah Pentas Karya yang digelar November – Desember 2026.
Tiga belas proposal terpilih akan mendapat fasilitasi dana produksi, workshop, serta mentoring langsung dari seniman dan pelaku seni pertunjukan berpengalaman di bidangnya. Karya mereka akan dipentaskan dalam Pentas Ruang Kreatif Seni Pertunjukan pada bulan November atau Desember 2026.
Bagi komunitas seni Kudus, program ini bukan sekadar kompetisi, tapi pintu untuk membawa cerita lokal ke panggung nasional. Dengan pendampingan, dana, dan panggung yang disiapkan Djarum Foundation, gagasan pertunjukan yang lahir dari akar budaya Kudus punya peluang bertemu penonton yang lebih luas.
Selengkapnya tentang infografis, jadwal kegiatan dan syarat pendaftaran Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 oleh Djarum Foundation bisa diakses melalui http://www.indonesiakaya.com dengan pendaftaran 13 April – 31 Mei 2026. (*)
Scroll Untuk Lanjut Membaca






