YOGYAKARTA, Kaifanews — Persiku Kudus akan mengawali perjuangannya di kompetisi Liga 2 Pegadaian Championship 2026 dengan menghadapi Bekasi City di Stadion Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu 12 September 2026.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB dan dapat disaksikan secara langsung melalui platform Vidio. Laga ini menjadi pertandingan perdana Persiku pada musim ini sekaligus menjadi ujian awal bagi skuad asuhan Kahudi Wahyu.
Persiku harus memulai kompetisi dengan modal minus dua poin. Kondisi tersebut membuat setiap pertandingan menjadi penting bagi Macan Muria untuk segera mengumpulkan poin dan memperbaiki posisi di klasemen.
Pelatih Persiku Kudus, Kahudi Wahyu, mengatakan tim telah menjalani persiapan selama lebih dari tiga pekan. Ia berharap para pemain dapat menerapkan hasil latihan ketika menghadapi Bekasi City.
“Ini menjadi tantangan buat anak-anak. Saya harap besok mereka bisa tampil seperti biasanya, tanpa beban, dan mengeluarkan apa yang sudah kita persiapkan selama latihan,” kata Kahudi pada Jumat 11 September 2026.
Menurutnya, sebagian pemain Persiku sudah memiliki pengalaman bermain di kompetisi kasta kedua, bahkan pernah tampil di Liga 1. Pengalaman tersebut diharapkan membantu pemain menghadapi tekanan pada pertandingan pertama.
Kahudi juga menekankan pentingnya kerja sama antarpemain. Baginya, hasil pertandingan tidak bisa ditentukan oleh kemampuan satu pemain saja karena permainan sepak bola membutuhkan kontribusi seluruh anggota tim.
“Saya tekankan kepada anak-anak, kalau mau berusaha mengalahkan lawan, mereka harus bisa mengalahkan dirinya sendiri. Saling membantu, karena sepak bola bukan satu orang. Saya berharap mereka bisa saling membantu dalam situasi apa pun,” jelasnya.
Selama masa persiapan, Kahudi juga menjadikan latihan sebagai bagian penting dari proses pembentukan tim. Berbagai tekanan diberikan kepada pemain agar situasi yang muncul dalam sesi latihan dapat menjadi bekal ketika pertandingan sebenarnya berlangsung.
Menghadapi Bekasi City, Kahudi mengaku belum terlalu banyak mengamati permainan calon lawannya. Ia memilih lebih fokus pada sistem permainan yang telah dibangun Persiku selama masa persiapan.
Meski demikian, target tim pada laga pembuka sudah jelas. Persiku memburu tiga poin untuk mengawali kompetisi sekaligus membangun momentum positif pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
“Tiga poin menjadi target kami. Persiapan kami lakukan dengan baik dan kami lebih fokus kepada sistem yang kami bangun. Mudah-mudahan prinsip-prinsip yang kami ajarkan kepada pemain bisa diterapkan dan situasi apa pun yang dilakukan lawan dapat diatasi,” tandasnya.








