KUDUS, Kaifanews — Suasana di sekitar kompleks Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ) Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus mendadak tegang setelah ditemukan sebuah kardus mencurigakan di depan rumah dinas pendeta, Rabu 20 Mei 2026 pagi.
Temuan tersebut membuat warga dan jemaat gereja panik karena paket tak dikenal itu sempat diduga berisi bahan peledak.
Aparat kepolisian dari Polres Kudus bahkan menerjunkan Tim Gegana Brimob untuk melakukan pemeriksaan khusus terhadap paket misterius tersebut.
Kardus bekas air mineral itu pertama kali diketahui berada di depan rumah dinas pendeta sekitar pukul 06.45 WIB. Pendeta GITJ Ploso, Danang Tutut, mengaku langsung merasa curiga lantaran tidak mengetahui asal maupun tujuan pengiriman paket tersebut.
“Awalnya kami tidak tahu itu kiriman dari siapa,” ujarnya.

Pihak gereja kemudian memeriksa rekaman CCTV untuk mengetahui siapa yang meletakkan kardus tersebut.
Dari hasil pantauan kamera pengawas, terlihat seorang pria mengenakan helm dan masker datang ke lokasi sekitar pukul 06.06 WIB sebelum meninggalkan kardus di depan rumah dinas pendeta.
“Setelah dicek CCTV, terlihat ada seseorang datang memakai helm dan masker lalu meletakkan kardus di lokasi,” katanya.
Danang mengaku sempat mencoba memastikan apakah paket tersebut milik salah satu jemaat. Ia menanyakan melalui grup WhatsApp maupun pesan pribadi, namun tidak ada satu pun yang mengaku sebagai pengirim.
Karena khawatir isi kardus berbahaya, pihak gereja akhirnya melaporkan kejadian itu kepada polisi. Petugas yang datang langsung memasang garis polisi dan mensterilkan area sekitar lokasi penemuan.

Ketegangan semakin terasa ketika Tim Gegana Brimob tiba sekitar pukul 12.00 WIB. Dengan perlengkapan lengkap penjinak bom, petugas melakukan pemeriksaan secara hati-hati terhadap paket mencurigakan tersebut.
Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, isi kardus akhirnya dipastikan bukan bahan peledak. Paket itu ternyata hanya berisi sayuran.
Kabag Ops Polres Kudus Kompol Eko Pujiyono mengatakan pihaknya bersyukur tidak ditemukan unsur berbahaya di dalam kardus tersebut. Meski demikian, polisi tetap akan menelusuri identitas pria misterius yang terekam CCTV.
“Tetap kami lakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelaku dan apa motifnya,” jelasnya.
Hingga kini polisi masih mengumpulkan keterangan dan mendalami rekaman CCTV untuk mengungkap alasan di balik aksi yang sempat membuat geger warga sekitar gereja tersebut. (*)








