KUDUS, Kaifanews — Awal pekan dimanfaatkan Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kudus, Andi Rahmanto, untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kudus. Langkah itu diwujudkan melalui audiensi bersama Bupati Kudus Sam’ani Intakoris di Pringgitan Pendapa Kabupaten Kudus, Senin 8 Juni 2026.
Pertemuan berlangsung hangat dengan sejumlah pembahasan terkait penguatan kerja sama antarinstansi, terutama dalam mendukung program pembinaan warga binaan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Andi memaparkan berbagai program yang saat ini berjalan di Rutan Kudus. Mulai dari pelatihan keterampilan kerja, pendidikan kesetaraan Paket C, hingga layanan pemeriksaan kesehatan berkala bagi warga binaan.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak dapat dilakukan secara mandiri oleh lembaga pemasyarakatan, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.
“Audiensi ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat koordinasi dan membangun kolaborasi yang semakin kuat antara Rutan Kudus dengan Pemerintah Kabupaten Kudus. Kami berharap sinergi yang terjalin dapat terus ditingkatkan guna mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar Andi.

Ia menjelaskan, berbagai program pembinaan yang dijalankan bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan dan pengetahuan yang dapat dimanfaatkan saat kembali ke tengah masyarakat.
Mendengar paparan tersebut, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memberikan apresiasi atas upaya Rutan Kudus yang terus menghadirkan layanan dan pembinaan bagi warga binaan. Ia menilai program-program tersebut memiliki peran penting dalam mendukung proses reintegrasi sosial setelah masa pembinaan selesai.
Sam’ani juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kudus untuk terus membangun sinergi dengan berbagai instansi, termasuk Rutan Kudus, demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik.
“Kami menyambut baik komunikasi dan kolaborasi yang dibangun Rutan Kudus. Sinergi seperti ini penting agar program-program yang dijalankan dapat memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui audiensi tersebut, kedua pihak berharap koordinasi yang telah terjalin dapat semakin erat sehingga berbagai program pembinaan, pemberdayaan, dan pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal ke depannya.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis berbagai program pembinaan dapat memberikan hasil yang lebih baik dan berdampak positif bagi masyarakat,” tandasnya. (*)








