SEMARANG, Kaifanews — Kabar mengejutkan datang dari PSIS Semarang setelah pelatih kepala Andri Ramawi resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan tersebut diumumkan di tengah dinamika kompetisi yang masih berlangsung. Di tengah fokus PSIS menghadapi tiga laga tersisa demi meraih hasil maksimal, pelatih Andri Ramawi justru memilih mengundurkan diri dari skuad Laskar Mahesa Jenar.
Informasi mengenai pengunduran diri pelatih berusia 39 tahun tersebut juga telah diumumkan melalui akun resmi klub pada hari ini. Dalam pernyataan singkatnya, manajemen menyampaikan terima kasih serta apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan Andri selama menukangi tim.
“Pelatih Andri Ramawi mengundurkan diri dari jabatan pelatih kepala PSIS Semarang,” tulis pernyataan resmi klub pada Rabu, 15 April 2026.
Sementara itu, Andri Ramawi dalam pernyataannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari manajemen, pemain, hingga suporter yang selama ini memberikan dukungan penuh.
Andri Ramawi membenarkan bahwa dirinya kini sudah tidak lagi menjadi bagian dari PSIS Semarang. Ia menjelaskan bahwa keputusan mundur tersebut berkaitan dengan hengkangnya Direktur Teknik PSIS, Angel Alfredo Vera, dari tim.
Ia mengungkapkan bahwa sejak awal memiliki komitmen pribadi dengan Coach Alfredo. Ketika sang direktur teknik tidak lagi berada di tim, ia pun memilih untuk mengikuti langkah tersebut.
Menurutnya, keputusan ini bukan karena adanya permasalahan dengan manajemen. Baik dirinya maupun Coach Alfredo tetap memiliki hubungan yang baik dengan pihak klub. Ia menegaskan bahwa pengunduran dirinya murni didasari oleh komitmen yang telah ia bangun bersama Coach Alfredo sejak awal bergabung dengan PSIS.
Pengunduran diri Andri Ramawi disebut sebagai langkah pribadi yang telah dipertimbangkan secara matang. Meski belum diungkap secara rinci, sejumlah faktor seperti evaluasi tim dan hasil pertandingan belakangan diduga menjadi latar belakang keputusan tersebut.
Manajemen PSIS Semarang menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama Andri Ramawi menangani tim. Di bawah kepemimpinannya, PSIS menunjukkan sejumlah perkembangan, baik dari segi permainan maupun pembinaan pemain.
“Keputusan ini tentu tidak mudah, namun kami menghormati pilihan yang diambil. Terima kasih atas kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan untuk tim,” ujar perwakilan manajemen.
Pasca pengunduran diri tersebut, manajemen PSIS Semarang dikabarkan tengah menyiapkan langkah cepat untuk menunjuk pelatih pengganti guna menjaga stabilitas tim.
Kepergian Andri Ramawi menjadi tantangan tersendiri bagi PSIS Semarang, terutama dalam menjaga konsistensi performa tim di tengah persaingan yang semakin ketat.
Posisi pelatih kepala untuk sementara akan diemban oleh asisten pelatih, Anang Dwita, yang ditunjuk sebagai caretaker. Ia akan memimpin PSIS Semarang saat menghadapi Persipura Jayapura pada lanjutan pekan ke-25 Championship 2025/2026.
Para suporter pun berharap tim kebanggaan mereka tetap solid dan mampu bangkit di laga-laga berikutnya. (*)








