KUDUS, Kaifanews — Kampus UIN Sunan Kudus dipadati ribuan anak pada Sabtu, 9 Mei 2026. Sebanyak 1.400 lebih siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Kudus yang tergabung dalam Himpaudi mengikuti praktik manasik haji. Kegiatan akbar ini dibuka langsung oleh Rektor UIN Sunan Kudus didampingi jajaran pimpinan kampus.
Turut hadir Wakil Rektor 1 UIN Sunan Kudus Raja Siti Malaika Dewi, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Eka Wati Rahayu Ningsih, para ketua program studi, serta seluruh pengurus Himpaudi Kabupaten Kudus.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan pentingnya penanaman nilai agama sejak usia dini. Menurutnya, pembelajaran agama bahkan bisa dimulai sejak anak dalam kandungan melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an.

“Apa yang ditanamkan pada usia ini akan melekat kuat hingga dewasa. Pertemuan pertama anak dengan guru dan ustadzah adalah momen paling berkesan. Doktrin dari guru PAUD kadang lebih kuat pengaruhnya dibanding nasihat orang tua di rumah,” tegas Rektor.
Rektor menjelaskan, manasik haji ini tidak hanya simulasi gerak fisik. Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan spirit dan motivasi beribadah haji sejak kecil. Ia berharap praktik ini memberi gambaran nyata tentang prosesi haji, sekaligus menggerakkan hati anak-anak, guru, maupun orang tua untuk suatu saat memenuhi panggilan Allah ke Tanah Suci.
“Ini bagian dari tafaulan. Di tengah musim haji, kita tanamkan semangat agar kelak adik-adik benar-benar berhaji,” tambahnya.

Selain motivasi ibadah, Rektor juga mengajak guru dan wali murid meningkatkan kompetensi melalui pendidikan formal di UIN Sunan Kudus. Ia memaparkan, UIN Sunan Kudus saat ini memiliki 27 Program Studi S1 termasuk Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang terbuka untuk semua latar keilmuan. Kampus juga membuka 6 Program Magister (S2) dan 3 Program Doktor (S3).
“Kami berharap sinergi Himpaudi dengan UIN Sunan Kudus makin erat dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kudus,” ujarnya.
Kegiatan resmi dibuka dengan pembacaan Suratul Fatihah yang dipimpin Rektor bersama seluruh peserta.
“Dengan bacaan Al-Fatihah tadi, kegiatan manasik haji siswa-siswi Himpaudi Kabupaten Kudus pagi ini saya nyatakan resmi dibuka,” pungkasnya.
Usai pembukaan, 1.400 lebih anak berpakaian ihram putih langsung mengikuti rangkaian simulasi ibadah haji dengan antusias. Mereka didampingi guru dan pembimbing lapangan mengelilingi miniatur Ka’bah, sa’i, hingga wukuf di “Arafah” yang disiapkan panitia di lingkungan kampus. (*)








