KUDUS, Kaifanews – Festival Balon Udara Kudus hari Minggu 10 Mei 2026 lalu tak hanya menyuguhkan pemandangan balon warna-warni. Di area acara, banyak stand kuliner UMKM ikut meramaikan.
Salah satunya lapak ‘KUNIR ASEM FIA FADIL’ milik Siti Rondiyah (46). Di tengah maraknya minuman boba dan kopi kekinian, kunir asem buatannya masih punya tempat di hati pembeli.
Siti Rondiyah merupakan warga Prambatan Kidul RT 06 RW 03 Kudus. Ia sudah tiga tahun memproduksi jamu kunir asem kemasan botol dari rumah.
“Sekarang pembuat kunir asem sudah jarang. Padahal peminatnya masih banyak,” kata Siti saat ditemui di lapaknya.
Menurutnya, minuman herbal lebih dipilih karena khasiatnya.
“Bagus untuk kesehatan. Banyak yang minum biar badan segar dan nggak mudah capek,” ujarnya.
Segmen pasarnya sebagian besar usia dewasa.
“Rata-rata umur 20 tahun ke atas. Anak muda juga ada yang mulai rutin minum. Alasannya untuk jaga daya tahan tubuh,” jelas Siti.
Ia mengaku tidak rutin ikut bazar.
“Saya tidak sering buka di bazar. Biasanya hanya di CFD. Kemarin karena ada Festival Balon Udara, saya ikut buka lapak,” tuturnya.
Bagi pengunjung CFD yang kemarin rindu minuman tradisional ini tapi tidak sempat membeli, Siti memastikan produknya tetap bisa didapat. Kunir Asem ‘Fia Fadil’ melayani pembelian langsung di rumah produksi di Prambatan Kidul RT 06 RW 03 Kudus.
“Kalau hari biasa, silakan datang ke rumah. Stok selalu tersedia. Untuk yang dari luar kota bisa pesan dulu via WhatsApp,” kata Siti.
Dari usaha rumahan tersebut, Siti memperoleh omzet sekitar Rp 3 juta per bulan.
“Sudah berjalan tiga tahun. Alhamdulillah cukup untuk perputaran modal dan memenuhi kebutuhan harian,” ungkapnya.
Untuk yang mau produknya dapat dipesan langsung ke rumah produksi di Prambatan Kidul RT 06 RW 03 Kudus. Kontak: 0895-1979-0639. (*)








