KUDUS, Kaifanews — Sebanyak 435 atlet dan ofisial Kabupaten Kudus dilepas untuk memperkuat kontingen pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026. Mereka akan berjuang pada 23 cabang olahraga yang digelar di sejumlah wilayah Jawa Tengah mulai 1 hingga 6 September 2026.
Pelepasan kontingen dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus Eko Djumartono di Lapangan Tenis Indoor Angga Sasana Krida, Minggu, 30 Agustus 2026.
Ratusan atlet tersebut akan menghadapi persaingan dengan pelajar dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Pertandingan POPDA tahun ini berlangsung di sejumlah venue yang tersebar di Kota Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Pati.
Eko Djumartono berpesan agar seluruh atlet memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Menurutnya, kepercayaan diri menjadi modal penting ketika atlet sudah berada di arena pertandingan.
“Bertandinglah dengan penuh percaya diri, pantang menyerah, dan keluarkan seluruh kemampuan terbaik. Kalian membawa nama Kabupaten Kudus, jadi berikan yang terbaik selama mengikuti pertandingan,” pesan Eko.
Ia menekankan, POPDA tidak semata-mata menjadi tempat untuk mengejar medali. Kompetisi tersebut juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda melalui pengalaman bertanding dan menghadapi persaingan.
Menurut Eko, pengalaman menghadapi kemenangan maupun kekalahan dapat menjadi bekal bagi para atlet untuk membangun mental yang lebih kuat. Karena itu, para atlet diminta tidak mudah menyerah ketika hasil pertandingan tidak sesuai dengan harapan.
“POPDA bukan hanya tentang mengejar prestasi, tetapi juga menjadi ajang membentuk karakter, mental, dan sportivitas,” ujarnya.
Selain berjuang meraih prestasi, para atlet Kudus juga diminta menjaga sikap selama berada di arena. Eko mengingatkan agar persaingan tetap berlangsung secara sehat dengan menghormati atlet dari daerah lain.
Dengan membawa nama Kudus, para atlet diharapkan mampu menunjukkan bahwa prestasi dan sportivitas harus berjalan beriringan. Sikap menghormati lawan dan mematuhi aturan pertandingan menjadi bagian yang tidak boleh ditinggalkan.
“Junjung tinggi sportivitas selama bertanding. Tetap hormati lawan dan tunjukkan bahwa atlet Kudus tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga memiliki karakter yang baik,” tegasnya.
Sebanyak 435 atlet dan ofisial tersebut selanjutnya akan menjalani rangkaian pertandingan selama enam hari. Persiapan yang telah dilakukan diharapkan menjadi bekal untuk menghadapi setiap nomor pertandingan yang diikuti kontingen Kudus.
Eko berharap para atlet dapat tampil maksimal sejak pertandingan pertama hingga seluruh rangkaian POPDA berakhir. Apa pun hasil yang diperoleh nantinya, pengalaman bertanding di tingkat Jawa Tengah diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembinaan atlet pelajar Kudus ke jenjang yang lebih tinggi.
“Bertanding dengan sungguh-sungguh, jaga nama baik Kudus, dan pulang membawa pengalaman serta prestasi terbaik,” tandasnya.








