BANJARMASIN, Kaifanews — Mental pantang menyerah ditunjukkan Persiku Kudus saat bertandang ke markas Barito Putera dalam lanjutan pekan ke-22 Grup Timur Liga Pegadaian Championship. Tim berjuluk Macan Muria sukses mencuri satu poin setelah laga berakhir imbang 1-1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu, 29 Maret 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Persiku harus bekerja keras sepanjang pertandingan menghadapi tekanan tuan rumah yang tampil agresif sejak awal laga. Meski demikian, tim asuhan Bambang Pujo Sumantri tetap mampu memberikan perlawanan melalui permainan terbuka.

Sejak menit awal, Persiku mencoba mengambil inisiatif serangan dengan mengandalkan sejumlah pemain kunci seperti Igor Costa, Caique Souza, dan Jaimerson Xavier. Permainan menyerang yang diperagakan membuat laga berjalan menarik pada 20 menit pertama.

Peluang emas pertama Persiku hadir pada menit ke-14 melalui Igor Costa. Striker asal Brasil tersebut hampir membuka keunggulan setelah berhasil menembus pertahanan lawan. Namun, peluang tersebut masih mampu digagalkan kiper Barito Putera yang tampil sigap di bawah mistar.

Tuan rumah tak tinggal diam. Pada menit ke-23, lini pertahanan Persiku sempat dibuat waspada lewat peluang berbahaya yang diciptakan Wildan Ramdhani. Beruntung bagi Persiku, bola sepakan pemain Barito tersebut hanya melebar tipis dari gawang.

Menjelang turun minum, Persiku kembali mendapatkan kesempatan melalui skema bola mati pada menit ke-39. Igor Costa yang dipercaya sebagai eksekutor mencoba peruntungannya lewat tendangan bebas, namun bola masih belum menemui sasaran. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Persiku melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Hugo Samir untuk menambah daya serang tim. Pergantian ini membuat intensitas serangan Macan Muria meningkat.

Pada menit ke-51, Persiku hampir mencuri keunggulan lewat momen tak terduga. Igor Costa mencoba memanfaatkan kesalahan sapuan kiper Barito, Muhammad Ridho. Namun, bola hasil defleksi masih melambung tipis di atas gawang.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-73. Barito Putera berhasil unggul lebih dulu melalui tendangan bebas akurat dari pemain senior Rizky Rizaldi Pora. Eksekusi matang dari luar kotak penalti membuat Persiku tertinggal 0-1.

Tertinggal satu gol membuat Persiku meningkatkan tempo permainan. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke pertahanan Barito demi mencari gol penyama kedudukan.

Usaha keras tersebut akhirnya membuahkan hasil pada masa tambahan waktu. Pada menit 90+5, Persiku berhasil menyamakan skor setelah terjadi gol bunuh diri pemain Barito, Renan Alves, yang salah mengantisipasi umpan silang Igor Costa ke arah Jaimerson Xavier.

Gol dramatis tersebut memastikan Persiku terhindar dari kekalahan sekaligus menutup pertandingan dengan skor imbang 1-1.

Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Persiku karena mampu meraih poin di kandang tim papan atas. Saat ini Barito Putera masih bertengger di posisi tiga klasemen sementara dengan koleksi 42 poin dari 22 pertandingan.

Tambahan satu poin juga memperpanjang tren positif Persiku yang kini mencatat empat pertandingan tanpa kekalahan. Sebelumnya Persiku meraih kemenangan saat menghadapi Persela Lamongan dan Persipal Palu, serta bermain imbang melawan Persiba Balikpapan.

Modal positif ini menjadi bekal penting bagi Persiku menjelang laga kandang berikutnya. Macan Muria dijadwalkan menjamu Kendal Tornado FC di Stadion Wergu Wetan Kudus pada 4 April 2026.

Dengan tren performa yang terus membaik, Persiku berpeluang menjaga momentum kebangkitan di hadapan pendukung sendiri.

Hasil imbang dramatis di Banjarmasin ini sekaligus menjadi bukti bahwa Persiku kini semakin solid dan sulit dikalahkan, terutama berkat semangat juang pemain yang tetap tinggi hingga peluit akhir pertandingan. (*)