KUDUS, Kaifanews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Kabupaten Kudus. Berdasarkan laporan resmi, cuaca di Kota Kretek pada Minggu, 19 Juli 2026, akan didominasi kondisi berawan. Kondisi ini diprediksi berlangsung merata di seluruh kecamatan sejak pagi hingga malam hari.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Suhu udara di Kabupaten Kudus besok diperkirakan berada pada rentang 24 hingga 33 derajat Celsius. Suhu terendah akan terasa pada dini hari menjelang waktu subuh di kawasan pemukiman warga. Sementara itu, suhu puncak terjadi pada siang hari antara pukul 12.00 hingga 14.00 WIB.

Tingkat kelembapan udara di wilayah ini berkisar antara 60 hingga 95 persen sepanjang hari Minggu. Kelembapan yang tinggi ini memicu rasa gerah meskipun langit tertutup oleh lapisan awan tebal. Warga sebaiknya tetap menjaga kecukupan asupan cairan tubuh selama beraktivitas di bawah terik matahari.

Pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, langit Kudus mulai diselimuti awan tipis yang merata. Angin berembus tenang dari arah tenggara dengan kecepatan mencapai 10 kilometer per jam. Kondisi cuaca pagi ini mendukung warga yang ingin berkumpul di kawasan Simpang Tujuh.

Memasuki siang hari, kumpulan awan di langit Kudus terlihat semakin pekat menutupi sinar matahari langsung. Meskipun kondisi terasa mendung, BMKG belum melihat potensi hujan turun di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Suhu udara yang panas tetap perlu kewaspadaan dari para pekerja di lapangan terbuka.

Pada sore hari, suhu udara mulai menurun secara perlahan menuju angka 28 derajat Celsius. Kondisi berawan ini masih bertahan di wilayah Kecamatan Bae, Jati, hingga lereng Gunung Muria. Suasana sore hari di Kudus terasa cukup nyaman bagi para pengendara motor.

Malam harinya, kondisi cuaca di Kabupaten Kudus tetap stabil dan cenderung tenang tanpa embusan angin kencang. Suhu udara menyentuh angka 26 derajat Celsius yang mendukung waktu beristirahat warga. Langit malam tetap tertutup awan sesuai dengan pola cuaca yang sedang berlangsung.

BMKG terus mengingatkan warga untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi seluler resmi mereka. Perubahan cuaca lokal bisa terjadi sewaktu-waktu akibat pergerakan tekanan udara di wilayah pesisir utara. Petugas memperbarui data cuaca ini secara berkala setiap tiga jam untuk keakuratan informasi publik.(*)