Kaifanews.com Liverpool bersiap menjamu Brighton & Hove Albion dalam laga lanjutan Premier League di Stadion Anfield pada Minggu (15/2) pagi jam 03.00 WIB dengan misi wajib menang demi menjaga posisi di persaingan ketat jalur juara.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian taktik yang sengit bagi manajer Liverpool, Arne Slot, mengingat Brighton dikenal sebagai tim “pembunuh raksasa” yang kerap menyulitkan tim papan atas lewat permainan transisi cepat mereka.

Dengan skuat yang hampir sepenuhnya bugar, tuan rumah diunggulkan untuk mendominasi jalannya laga, namun efektivitas penyelesaian akhir akan menjadi kunci utama untuk meredam potensi kejutan dari tim tamu yang datang dengan motivasi tinggi untuk mencuri poin di Merseyside.

Liverpool saat ini tengah berada dalam tren positif dengan rekor kandang yang impresif sepanjang musim 2025/2026. Keunggulan kolektivitas lini tengah menjadi senjata utama The Reds dalam mengendalikan tempo permainan di hadapan publik sendiri.

Manajer Liverpool, Arne Slot, menegaskan bahwa fokus timnya tidak boleh terganggu oleh rekam jejak pertemuan masa lalu melawan Brighton. Ia meminta anak asuhnya untuk tetap waspada terhadap skema serangan balik lawan yang sangat terorganisir.

“Kami tahu Brighton adalah tim yang sangat berani bermain terbuka dan mereka memiliki kualitas individu yang bisa menghukum kesalahan kecil kami di lini belakang. Fokus kami adalah mengontrol bola sebanyak mungkin dan meminimalkan celah bagi mereka untuk melakukan transisi,” ujar Arne Slot dalam sesi konferensi pers jelang laga.

Liverpool saat ini sedang menghadapi krisis lini pertahanan setelah Wataru Endo dipastikan absen akibat cedera pergelangan kaki yang didapat saat melawan Sunderland, menyusul Alexander Isak, Jeremie Frimpong, Conor Bradley, dan Giovanni Leoni ke ruang perawatan.

Meskipun Joe Gomez sudah kembali bermain dan Dominik Szoboszlai telah menyelesaikan masa larangan bertanding, pelatih masih mempertimbangkan keputusan akhir terkait susunan pemain starter yang akan diturunkan.

Lini serang The Reds tetap akan mengandalkan Mohamed Salah yang memiliki rekor fantastis dengan catatan 10 gol dan delapan assist saat menghadapi Brighton.

Sementara itu, tim tamu masih harus tampil tanpa Stefanos Tzimas, Adam Webster, Solly March, dan Yasin Ayari, meski mereka mendapatkan tambahan tenaga dengan pulihnya Mats Wieffer.

Liverpool (4-2-3-1): Mamardashvili; Szoboszlai, Konate, Van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Jones; Salah, Wirtz, Gakpo; Chiesa

Pelatih: Arne Slot

Brighton (4-2-3-1): Steele; Veltman, Dunk, Boscagli, De Cuyper; Milner, Baleba; Minteh, Rutter, Mitoma; Welbeck

Pelatih: Fabian Hurzeler

Prediksi skor akhir condong pada kemenangan tipis bagi Liverpool dengan skor akhir: Liverpool 2-1 Brighton, mengingat keangkeran Anfield yang sulit ditembus tim lawan musim ini. Kendati demikian, kejutan selalu mungkin terjadi jika Brighton mampu tampil disiplin dan memanfaatkan bola mati secara maksimal.

Laga ini juga menjadi panggung pembuktian konsistensi bagi para pemain muda Liverpool yang mulai mendapatkan menit bermain reguler di tim utama. Hasil dari pertandingan ini akan sangat menentukan peta persaingan klasemen Premier League menuju fase akhir kompetisi.