KUDUS, Kaifanews — Pemerintah Kabupaten Kudus memperkuat kesiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan unsur pemerintah, kepolisian, dan lembaga peradilan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris didampingi Kapolres Kudus serta Ketua Pengadilan Negeri Kudus bersama jajaran terkait mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral secara virtual bersama Kapolri dan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolkam) dari Ruang Vicon Tantya Sudhirajati Mapolres Kudus, Senin (2/3/2026).

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari langkah nasional dalam memastikan kesiapan daerah menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang momentum mudik Lebaran.

Fokus pembahasan meliputi pengamanan wilayah, pelayanan publik, kelancaran arus lalu lintas, hingga strategi antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam rakor itu, pemerintah pusat menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan guna menjamin masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik secara aman, nyaman, dan tertib.

Setiap daerah diminta melakukan pemetaan kerawanan sekaligus menyiapkan langkah mitigasi sejak dini.

Usai kegiatan, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah selama periode mudik.

Menurutnya, kesiapan tidak hanya menyangkut pengamanan, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat secara menyeluruh.

“Koordinasi seperti ini penting agar seluruh instansi memiliki langkah yang sama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya selama arus mudik dan balik Lebaran,” ujarnya.

Kemenkopolkam di Mapolres Kudus, Senin (2/3/2026). Foto: Diskominfo Kudus

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kudus terus memperkuat komunikasi dengan aparat keamanan serta instansi teknis guna memastikan seluruh pelayanan berjalan optimal. Mulai dari pengaturan lalu lintas, kesiapan fasilitas kesehatan, hingga pelayanan publik lainnya menjadi perhatian bersama.

“Melalui koordinasi yang solid dan komunikasi yang intens, kami ingin memastikan situasi di Kudus tetap aman, nyaman, dan kondusif,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menegaskan bahwa kesiapan pengamanan akan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, pemerintah daerah, hingga relawan masyarakat.

Langkah ini diharapkan mampu mengantisipasi lonjakan kendaraan, kepadatan jalur utama, serta potensi kerawanan sosial selama masa libur panjang.

“Selain pengamanan lalu lintas, pelayanan humanis kepada masyarakat sebagai ujung tombak yang harus kami berikan. Pada anggota kami tekankan agar mengedepankan pendekatan persuasif serta respons cepat terhadap berbagai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Pemkab Kudus sendiri telah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk koordinasi intensif antarorganisasi perangkat daerah, pemantauan titik rawan kemacetan, serta kesiapan pos pelayanan terpadu bagi pemudik.