KUDUS, Kaifanews – Pergerakan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Kudus terus menunjukkan peningkatan. Hingga Rabu (18/3/2026) pukul 11.00 WIB, tercatat sebanyak 18.930 kendaraan melintas di jalur utama Kudus.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan data kepolisian, arus kendaraan dari arah Kudus menuju Pati mencapai 9.810 unit, sementara dari arah Pati menuju Kudus sebanyak 9.120 unit. Selain itu, sekitar 1.520 kendaraan terpantau mengarah ke wilayah Jepara maupun beroperasi di dalam Kota Kudus.

Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, kondisi lalu lintas masih terpantau lancar dan terkendali. Rata-rata kendaraan yang melintas mencapai 788 unit per jam, dengan nilai Volume Capacity (VC) Ratio sebesar 0,35 dalam 24 jam.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik, Polres Kudus telah menyiagakan personel melalui Operasi Ketupat Candi 2026 di berbagai titik strategis, termasuk Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan).

Selain itu, tim urai kemacetan dari Satuan Lalu Lintas juga disiagakan guna mengantisipasi kepadatan di titik-titik rawan.

Kasatlantas Polres Kudus, AKP Royke Noldy Darean, menyampaikan bahwa kondisi arus lalu lintas hingga siang hari masih terkendali, namun peningkatan diprediksi akan terus terjadi.

“Arus lalu lintas masih lancar, namun kami memprediksi volume kendaraan akan terus meningkat mendekati puncak arus mudik,” ujarnya.

Sebagai dukungan bagi para pemudik, Polda Jawa Tengah juga menghadirkan layanan digital SIPOLAN (Sistem Informasi Polisi Lalu Lintas) berbasis WhatsApp yang menyediakan informasi arus lalu lintas secara real-time.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik selama perjalanan, serta memanfaatkan fasilitas pos pelayanan untuk beristirahat demi keselamatan bersama.(*)